🔰 Tema Artikel

Sabtu, 05 Oktober 2024

💠Waktu Mustajab Untuk Berdoa Di Hari Jumat

Waktu-Waktu Yang Mustajab Untuk Berdoa di Hari Jum'at

Oleh : Adam Mostafa EL Prembuny


Jangan lewatkan momen ini untuk tidak berdoa. Sayang banget kalo gak doa, mumpung hari Jumat. Full barokah 😁👍, insyallah pasti qabul. Jangan lupa tingkatkan juga ikhtiarnya.

▪︎ Di dalam kitab Fathul Bari, Imam Ibnu Hajar al-Asqalani menjelaskan sebagai berikut :

قوله ( باب الدعاء في الساعة التي في يوم الجمعة ) 
Bab Berdoa di waktu (Mustajab) yang ada di Hari Jumat 

Dari sahabat Abu Hurairah, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menyebutkan tentang hari Jumat, lalu beliau bersabda,

فِيهِ سَاعَةٌ لاَ يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ ، وَهْوَ قَائِمٌ يُصَلِّى يَسْأَلُ اللَّهَ تَعَالَى شَيْئًا إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ 

“Padanya (hari Jumat) terdapat suatu waktu yang tidaklah seorang hamba muslim yang ia berdiri melaksanakan shalat kemudian dia memulaikan suatu doa pada Allah bertepatan dengan waktu tersebut melainkan Allah akan memberi apa yang dia minta. Beliau mengisyaratkan dengan tangannya: Kami katakan, 'Beliau menyedikitkannya, mengecilkannya." 

📜HR. Imam Bukhari, Imam Muslim, Imam Ahmad.

أي التي ترجى فيها إجابة الدعاء . وقد ترجم في كتاب الجمعة « باب الساعة التي في يوم الجمعة » ولم يذكر في البابين شيئا يشعر بتعيينها . وقد اختلف في ذلك كثيراً ، واقتصر الخطابي منها على وجهين : أحدهما أنها ساعة الصلاة ، والآخر أنها ساعة من النهار عند دنو الشمس للغروب ، وتقدم سياق الحديث في كتاب الجمعة من طريق الأعرج عن أبي هريرة بلفظ « فيه ساعة لا يوافقها عبد مسلم وهو قائم يصلى يسأل الله شيئا إلا أعطاه إياه ، وأشار بيده يقللها ، وقد ذكرت شرحه هنالك 

Maksudnya, saat atau waktu yang diharapkan untuk dikabulkannya doa (waktu mustajab). Dalam pembahasan tentang hari Jum'at, Imam Bukhari mencantumkan judul "Waktu (mustajab) yang terdapat pada hari Jum'at", tapi dalam bab itu dan juga dalam bab ini, Imam Bukhari tidak mencantumkan sesuatu yang menetapkan waktunya.

Ada banyak perbedaan pendapat mengenai hal ini. Imam Abu Sulaiman al-Khaththabi membatasinya hanya pada dua waktu, yaitu selama waktu sholat Jumat dan waktu di siang hari ketika matahari hampir terbenam (antara ba'da Ashar ke Magrib)... "


📕Fathul Bari Syarh Bukhari, jilid 11 halaman 202, Cet. Maktabah Malik Fahd. 


▪︎ Menurut Imam Ibnu Hajar, ada beda pendapat hingga 40 pendapat dalam masalah ini mengenai penentuan kapankah waktu mustajab terkabulnya doa di hari Jumat. Tapi pendapat yang paling dekat dengan dalil hadits memang hanya dua :

1. Antara duduknya Imam (khatib) di mimbar hingga selesai sholat.

Dari sahabat Abu Burdah bin Abi Musa al-Asy’ari ra, ia berkata, "Abdullah bin Umar bertanya kepadaku:

"'Apakah engkau pernah mendengar ayahmu menyebut suatu hadis dari Rasulullah Shollallahu alaihi wassallam mengenai waktu mustajabnya doa di hari Jumat?' Abu Burdah menjawab, 'Iya betul, aku pernah mendengar dari ayahku (Abu Musa), ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda:

هِىَ مَا بَيْنَ أَنْ يَجْلِسَ الإِمَامُ إِلَى أَنْ تُقْضَى الصَّلاَةُ

Waktu tersebut adalah antara imam duduk ketika khutbah hingga imam menunaikan shalat Jum'at." 
📜HR Imam Muslim.


2. Ba'da ‘Ashar sampe tenggelamnya matahari.

Dari sahabat Jabir bin ‘Abdillah ra, dari Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam, beliau bersabda:

يَوْمُ الْجُمُعَةِ ثِنْتَا عَشْرَةَ يُرِيدُ سَاعَةً لاَ يُوجَدُ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ شَيْئًا إِلاَّ آتَاهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فَالْتَمِسُوهَا آخِرَ سَاعَةٍ بَعْدَ الْعَصْرِ 

"(Waktu siang) di hari Jum'at ada 12 (jam). Jika seorang muslim memohon pada Allah Azza wa Jalla sesuatu (di suatu waktu di hari Jum'at) pasti Allah Azza wa Jalla akan mengabulkannya. Carilah waktu tersebut yaitu di waktu-waktu akhir setelah Ashar." 
📜HR Imam Abu Dawud dan Imam An-Nasai.

Dari sahabat Abu Said al-Khudri dan Abu Hurairah, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ فِي الْجُمُعَةِ سَاعَةً لَا يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ فِيهَا خَيْرًا إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ وَهِيَ بَعْدَ الْعَصْرِ

Di hari Jum'at terdapat suatu waktu, dimana jika ada seorang hamba muslim yang memanjatkan doa kepada Allah bertepatan dengan waktu tersebut, Allah akan memberi apa yang dia minta. Waktu itu adalah setelah Ashar. 
📜HR Imam Ahmad

Dari sahabat Abdullah bin Sallam ra, beliau pernah bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, 

“Kami menjumpai dalam kitabullah, bahwa di hari Jum'at ada satu waktu, apabila ada seorang hamba beriman melakukan shalat bertepatan dengan waktu tersebut, kemudian memohon kepada Allah, maka Allah akan penuhi permohonannya.” 

Kemudian Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berisyarat kepadaku, "Itu hanya sebentar".

Lalu Abdullah bertanya, "Kapan waktu itu?".
Nabi menjawab :

هِيَ آخِرُ سَاعَاتِ النَّهَارِ 

“Itu adalah waktu di penghujung hari.”

Abdullah bin Sallam bertanya, "Bukankah itu waktu larangan shalat?".
Nabi menjawab :

بَلَى ، إِنَّ الْعَبْدَ الْمُؤْمِنَ إِذَا صَلَّى ثُمَّ جَلَسَ لَا يَحْبِسُهُ إِلَّا الصَّلَاةُ ، فَهُوَ فِي الصَّلَاةِ

“Benar, tapi ketika seorang hamba melakukan shalat (di awal asar), lalu dia duduk menunggu shalat berikutnya, dia terhitung sedang melakukan shalat.” 
📜HR. Imam Ibnu Majah. 

===


👨‍🏭Adam Mostafa EL Prembuny

#doa #mustajab #doamustajab #harijumat #shalatjumat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar