Banyak Ngomong Dan Mengucapkan Berbagai Macam Alasan Tanda Bahwa Ia Sedang Berbohong
Oleh : Syaikh Muataq al-Harbi
☆
Mengutip pepatah arab :
ุฅู ุงูู
ุนุงุฐูุฑ ูุดูุจูุง ุงููุฐุจ
"Sesungguhnya, alasan-alasan itu biasanya tercampur dengan kebohongan".
Syaikh Mu'ataq al Harbi menjelaskan bahwa ungkapan ini adalah pepatah Arab zaman dahulu yang diketahui dari kehidupan keseharian mereka. Inti dari pepatah ini adalah siapapun yang mengucapkan banyak alasan, ia cenderung berbohong.
~ Kalo bahasa gaulnya, kebanyakan alibi & ngeles ๐
Oleh karena itu, orang-orang Arab membenci banyak alasan dan menganggapnya sebagai pembuka jalan untuk berbohong, yang merupakan sifat tercela yang dibenci oleh orang-orang jahiliyah. Dan Islam pun kemudian datang untuk menjelaskan hukumnya.
Rasulullah ๏ทบ bersabda :
ุนََُْูููู
ْ ุจِุงูุตِّุฏِْู َูุฅَِّู ุงูุตِّุฏَْู َْููุฏِู ุฅَِูู ุงْูุจِุฑِّ َูุฅَِّู ุงْูุจِุฑَّ َْููุฏِู ุฅَِูู ุงْูุฌََّูุฉِ َูู
َุง َูุฒَุงُู ุงูุฑَّุฌُُู َูุตْุฏُُู ََููุชَุญَุฑَّู ุงูุตِّุฏَْู ุญَุชَّู ُْููุชَุจَ ุนِْูุฏَ ุงَِّููู ุตِุฏًِّููุง َูุฅَِّูุงُูู
ْ َูุงَْููุฐِุจَ َูุฅَِّู ุงَْููุฐِุจَ َْููุฏِู ุฅَِูู ุงُْููุฌُูุฑِ َูุฅَِّู ุงُْููุฌُูุฑَ َْููุฏِู ุฅَِูู ุงَّููุงุฑِ َูู
َุง َูุฒَุงُู ุงูุฑَّุฌُُู َْููุฐِุจُ ََููุชَุญَุฑَّู ุงَْููุฐِุจَ ุญَุชَّู ُْููุชَุจَ ุนِْูุฏَ ุงَِّููู َูุฐَّุงุจًุง (ุฑูุงู ู
ุณูู
)
“Kalian harus jujur, karena kejujuran itu akan membimbing kepada kebaikan. Dan kebaikan itu akan membimbing ke surga. Seseorang yang senantiasa berlaku jujur dan memelihara kejujuran, maka ia akan dicatat sebagai orang yang jujur di sisi Allah. Dan hindarilah dusta, karena kedustaan itu akan menggiring kepada kemaksiatan, dan kemaksiatan itu akan menjerumuskan ke neraka. Seseorang yang senantiasa berbohong dan memelihara kebohongan, maka ia akan dicatat sebagai pendusta di sisi Allah.”
๐[HR. Imam Muslim]
Rasulullah ๏ทบ menafikan kemungkinan orang mukmin berbohong. Di antara alasan-alasan yang terkontaminasi kebohongan adalah alasan-alasan yang menyesatkan, karena tidak melaksanakan kewajiban, seperti tidak dilaksanakannya tugas oleh seorang pekerja.
Dan ketika dia ditanya, maka Anda akan mendapati derasnya berbagai macam alasan yang tidak jauh dari kebohongan, kecuali alasan-alasan yang disertai dengan petunjuk yang benar. Namun pembahasan kita tidak ditujukan kepada mereka yang jujur, melainkan ditujukan kepada mereka yang tidak masuk kerja, dan mengaku sakit padahal mereka sehat, dan mereka yang melalaikan tugas pekerjaan, dan mereka yang mengaku tertekan dengan beban pekerjaan padahal mereka sibuk membaca media sosial.
Dan kebohongan dalam hal analisa statistik olahraga, panggilan telepon, dan yang semisalnya seperti lalai dalam menunaikan hak-hak keuangan (seperti gaji dan hutang-piutang, barang titipan), dsb.
Seseorang tidak berbohong kecuali karena kehinaan atau kebiasaan yang buruk, atau karena minimnya adab.
Allah Ta'ala berfirman :
َُููุจَّุคُุง۟ ูฑْูุฅِูุณَُٰู َْููู
َุฆِุฐٍۭ ุจِู
َุง َูุฏَّู
َ َูุฃَุฎَّุฑَ
ุจَِู ูฑْูุฅِูุณَُٰู ุนََٰูู َْููุณِِู ุจَุตِูุฑَุฉٌ
ََْููู ุฃََْٰููู ู
َุนَุงุฐِูุฑَُู
"Manusia akan diberitakan pada hari itu apa yang telah diperbuatnya dan apa yang telah ditinggalkannya. Bahkan manusia menjadi saksi atas dirinya sendiri, meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya."
๐{QS. Al Qiyamah : 13-15}
Dan Allah Ta'ala berfirman :
َْููู
َ َูุง ََูููุนُ ูฑูุธَِّٰูู
َِูู ู
َุนْุฐِุฑَุชُُูู
ْ
“(Yaitu) pada hari (ketika alasan-alasan orang-orang yang dzolim itu tidak berguna bagi mereka).”
๐{QS. Ghafir : 52}
Saudaraku, barangsiapa yang terbiasa berbohong, maka hukumannya di dunia itu langsung, yakni tidak akan dipercaya lagi oleh orang lain, walaupun di kemudian hari ia berkata jujur. Maka, dengan kejujuran itulah terdapat jalan keselamatan.
Sebagai penutup, kami berpesan kepada setiap ayah dan para pendidik, baik laki-laki dan perempuan, agar mendidik anak-anak dan murid-muridnya dengan kejujuran.
Aku berdoa agar Allah menjadikan diriku dan kalian termasuk dari orang-orang yang jujur dalam perkataan dan perbuatan. Semoga sholawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada Ash-Shodiqul Mashduq Nabiyullah Muhammad ๏ทบ beserta keluarga dan para sahabatnya semuanya.
~ Oleh : Syekh Mu'ataq bin Awadh Al-Harbi
๐Sumber :
https://www.sauress.com/ajl/1003639
===
Tidak ada komentar:
Posting Komentar