Sabtu, 30 November 2024

💠Banyak Alasan Tanda Sedang Berbohong

Banyak Ngomong Dan Mengucapkan Berbagai Macam Alasan Tanda Bahwa Ia Sedang Berbohong

Oleh : Syaikh Muataq al-Harbi


Mengutip pepatah arab :

إن المعاذير يشوبها الكذب

"Sesungguhnya, alasan-alasan itu biasanya tercampur dengan kebohongan". 

Syaikh Mu'ataq al Harbi menjelaskan bahwa ungkapan ini adalah pepatah Arab zaman dahulu yang diketahui dari kehidupan keseharian mereka. Inti dari pepatah ini adalah siapapun yang mengucapkan banyak alasan, ia cenderung berbohong.

~ Kalo bahasa gaulnya, kebanyakan alibi & ngeles 😄

Oleh karena itu, orang-orang Arab membenci banyak alasan dan menganggapnya sebagai pembuka jalan untuk berbohong, yang merupakan sifat tercela yang dibenci oleh orang-orang jahiliyah. Dan Islam pun kemudian datang untuk menjelaskan hukumnya. 

Rasulullah ﷺ bersabda :

عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلَى الْبِرِّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِي إِلَى الْجَنَّةِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ صِدِّيقًا وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِي إِلَى الْفُجُورِ وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَكْذِبُ وَيَتَحَرَّى الْكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ كَذَّابًا (رواه مسلم)
“Kalian harus jujur, karena kejujuran itu akan membimbing kepada kebaikan. Dan kebaikan itu akan membimbing ke surga. Seseorang yang senantiasa berlaku jujur dan memelihara kejujuran, maka ia akan dicatat sebagai orang yang jujur di sisi Allah. Dan hindarilah dusta, karena kedustaan itu akan menggiring kepada kemaksiatan, dan kemaksiatan itu akan menjerumuskan ke neraka. Seseorang yang senantiasa berbohong dan memelihara kebohongan, maka ia akan dicatat sebagai pendusta di sisi Allah.” 

📜[HR. Imam Muslim]

Rasulullah ﷺ menafikan kemungkinan orang mukmin berbohong. Di antara alasan-alasan yang terkontaminasi kebohongan adalah alasan-alasan yang menyesatkan, karena tidak melaksanakan kewajiban, seperti tidak dilaksanakannya tugas oleh seorang pekerja. 

Dan ketika dia ditanya, maka Anda akan mendapati derasnya berbagai macam alasan yang tidak jauh dari kebohongan, kecuali alasan-alasan yang disertai dengan petunjuk yang benar. Namun pembahasan kita tidak ditujukan kepada mereka yang jujur, melainkan ditujukan kepada mereka yang tidak masuk kerja, dan mengaku sakit padahal mereka sehat, dan mereka yang melalaikan tugas pekerjaan, dan mereka yang mengaku tertekan dengan beban pekerjaan padahal mereka sibuk membaca media sosial.

Dan kebohongan dalam hal analisa statistik olahraga, panggilan telepon, dan yang semisalnya seperti lalai dalam menunaikan hak-hak keuangan (seperti gaji dan hutang-piutang, barang titipan), dsb.
Seseorang tidak berbohong kecuali karena kehinaan atau kebiasaan yang buruk, atau karena minimnya adab.

Allah Ta'ala berfirman : 
يُنَبَّؤُا۟ ٱلْإِنسَٰنُ يَوْمَئِذٍۭ بِمَا قَدَّمَ وَأَخَّرَ
بَلِ ٱلْإِنسَٰنُ عَلَىٰ نَفْسِهِ بَصِيرَةٌ
وَلَوْ أَلْقَىٰ مَعَاذِيرَهُ
"Manusia akan diberitakan pada hari itu apa yang telah diperbuatnya dan apa yang telah ditinggalkannya. Bahkan manusia menjadi saksi atas dirinya sendiri, meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya."

📚{QS. Al Qiyamah : 13-15}

Dan Allah Ta'ala berfirman :
يَوْمَ لَا يَنفَعُ ٱلظَّٰلِمِينَ مَعْذِرَتُهُمْ
 “(Yaitu) pada hari (ketika alasan-alasan orang-orang yang dzolim itu tidak berguna bagi mereka).”

📚{QS. Ghafir : 52}

Saudaraku, barangsiapa yang terbiasa berbohong, maka hukumannya di dunia itu langsung, yakni tidak akan dipercaya lagi oleh orang lain, walaupun di kemudian hari ia berkata jujur. Maka, dengan kejujuran itulah terdapat jalan keselamatan. 

Sebagai penutup, kami berpesan kepada setiap ayah dan para pendidik, baik laki-laki dan perempuan, agar mendidik anak-anak dan murid-muridnya dengan kejujuran. 

Aku berdoa agar Allah menjadikan diriku dan kalian termasuk dari orang-orang yang jujur ​​dalam perkataan dan perbuatan. Semoga sholawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada Ash-Shodiqul Mashduq Nabiyullah Muhammad ﷺ beserta keluarga dan para sahabatnya semuanya.


~ Oleh : Syekh Mu'ataq bin Awadh Al-Harbi

📍Sumber : 
https://www.sauress.com/ajl/1003639

===

💠Wanita; Tulang Rusuk Yang Bengkok

Wanita; Tulang Rusuk Yang Bengkok - Si Tukang Ngambek dan Anjuran Kesabaran Untuk Pria 

Oleh : Adam Mostafa EL Prembuny

☆ 

Hadits Nabi Muhammad ﷺ :

"Sesungguhnya wanita itu diciptakan dari tulang rusuk yang mana kamu tidak akan dapat meluruskannya dengan hanya mengandalkan satu cara. Jika kamu ingin bersenang-senang dengannya, maka kamu bisa bersenang-senang dengannya dalam keadaan tetap bengkok. Dan jika kamu ingin meluruskannya, maka itu berarti kamu harus mematahkannya, dan mematahkannya berarti menceraikannya." 

📜HR. Imam Muslim

Menurut Syaikh Dr. Muhammad Abu Syuqqah, Hadits tersebut mengandung beberapa penjelasan penting sebagai berikut : 

~

1️⃣. Memberikan wasiat (nasihat yang baik) kepada wanita dalam sabda Rasulullah اسْتَوْصُوا بالنساء . Ada juga yang mengatakan bahwa maknanya adalah تَوَاصَوْا بِهِنَّ yakni : 

"Saling berwasiatlah kalian dengan mereka". 

Huruf "Ba" dalam hadits itu adalah Ba ta'adiyah dan istif'aal الاسْتِفْعَالُ dalam hadits sama dengan الإفعال seperti halnya الإجابة yang berarti الاستجابة. 

2️⃣. Wasiat ini dikaitkan dengan masalah yang ada hubungannya dengan penciptaan wanita dalam sabda Rasulullah ﷺ : 

[[فَإِنَّ الْمَرْأَةَ خُلِقَتْ مِنْ ضِلْعِ وَإِنْ أَعْوَجَ مَا فِي الضّلْعِ أَعْلَاهُ]] 

Maka, wanita yang pertama kali berbeda dengan laki-laki adalah dari segi penciptaan, yaitu pada diri wanita ada beberapa hal yang bengkok. Rasulullah tidak menjelaskan sejauh mana tingkat kebengkokan sesuatu tersebut. Beliau hanya mengisyaratkan pengaruh ciptaan yang bengkok itu terhadap beberapa perilaku wanita yang mungkin merepotkan kaum pria.

Berdasarkan fakta yang dapat kita saksikan, bisakah kita menafsirkan bahwa makna bengkok itu adalah cepat emosi, sangat sensitif, dan perasaan yang suka berubah-ubah? Bengkok itu pada dasarnya adalah lawan dari lurus. Jika keseimbangan dan kestabilan emosi diartikan sebagai lurus, maka moodian dan gampang marah dapat diartikan sebagai bengkok. Dan jika seseorang dapat mengontrol perasaannya diartikan sebagai lurus, maka orang yang dikalahkan oleh perasaannya juga dapat diartikan sebagai bengkok. 

Wanita mudah dikalahkan oleh perasaannya sehingga mereka banyak yang kehilangan sikap bijaksananya dalam mengambil suatu keputusan, atau darinya muncul ucapan dan perbuatan yang tidak pantas. Akibat dari cepat emosi tersebut, perasaan wanita sering berubah-ubah (moodyan).
Benarlah apa yang disabdakan Rasulullah ﷺ : 

"Kamu tidak akan dapat meluruskannya dengan mengandalkan satu cara." 

Sikap dan bawaan wanita yang berubah-ubah itulah yang sering mengganggu pikiran kaum pria dan memancing amarahnya. Penafsiran ini berdasarkan sabda Rasulullah ketika beliau memberikan nasihat kepada kaum wanita : 
"تُكْثِرْنَ اللَّعْنَ وَتَكْفُرْنَ الْعَشِيرِ " 

"Kalian banyak mencaci dan mengingkari kebaikan suami." 

Perilaku begitu biasanya sering terjadi ketika marah karena terlalu sensitif dan luapan emosi yang berlebihan. 

3️⃣. Di dalam hadits tersebut terdapat tuntunan untuk kaum pria agar bersabar terhadap perilaku wanita yang disebabkan oleh kebengkokan tersebut, Rasulullah bersabda : 

“Dan jika kamu berusaha meluruskannya, niscaya kamu akan merusaknya, dan merusaknya sama dengan menceraikannya.” 

Maka hendaklah seorang suami mengetahui, jika ia masih saja berusaha mempertahankan egonya terhadap setiap kesalahan istrinya karena emosi istrinya yang meluap-luap dengan cara si suami yang menyalahkan dan membentaknya, maka hal itu tidak akan menghasilkan apapun, kecuali hanya menambah keretakan dan perselisihan. Akibatnya, perpisahan dan perceraianlah yang akan terjadi.
Dan hendaknya si suami ingat bahwa istrinya mempunyai keutamaan dan sifat-sifat baik yang dapat menutupi kekurangannya itu. 


📕Tahrirul Mar`ah fil 'Ashr al Risalah, jilid 1, halaman 288-289, Cet. Darul Qalam 

===

👨‍🏭 Adam Mostafa EL Prembuny

#tulangrusuk #wanita #hadits #nasihat #syarah

💠Eeeeeeeee

 Rdvbhfcbj

💠Dddddddddd

 Dddddddd

💠Bbbbbb

 Bbbbbbbb

🔰 Petunjuk Tema & Isi Konten

  • 🔷️ Aqidah & Filsafat : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan ilmu kalam, teologi, pemikiran, mantiq, dan filsafat.
  • 🔷️Al-Quran & Tafsir : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan suatu ayat dan tafsirnya, serta ilmu tentang Al-Quran.
  • 🔷️ Fiqih & Syari'ah : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan ilmu fiqih, ibadah, muamalah, munakahat, dan jinayah.
  • 🔷️Hadits & Syarah : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan suatu hadits dan syarahnya, serta ilmu tentang hadits.
  • 🔷️Khazanah & Sains : Memuat tulisan-tulisan tentang keajaiban sains, khazanah keislaman, dan ilmu pengetahuan umum.
  • 🔷️Lughoh & Nahwu : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan ilmu bahasa seperti mufrodat, nahwu, shorof, balaghoh
  • 🔷️Sejarah & Kisah : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan sejarah Islam & dunia, serta kisah para Nabi dan Ulama.
  • 🔷️Medis & Kesehatan : Memuat tulisan-tulisan pembahasan tentang obat, gizi, kesehatan, penyakit, dan seputar medis.
  • 🔷️Psikologi & Relasi : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan ilmu psikologi, romansa, parenting, dan relasi sosial.
  • 🔷️Tajwid & Tahsin : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan tajwid, makhroj, sifat huruf, qiraah, tahsin dan tilawah Al-Qur`an.
  • 🔷️Tasawuf & Mau'idzoh : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan ilmu akhlaq, pensucian jiwa, dakwah dan nasihat moral.
  • 🔷️Qamus Istilah Umum : Memuat tulisan-tulisan tentang ta'rifat, definisi, makna, serta pengertian suatu kata dan kalimat.