Macam-Macam Jenis Radiasi Matahari, Berapa Energi Matahari Yang Sampai Ke Bumi, dan Apa Saja Kegunaannya?
Oleh : Adam Mostafa EL Prembuny
☆
Energi matahari adalah sumber kehidupan utama di Bumi. Energi ini menggerakkan siklus di atmosfer (udara), hidrosfer (air), dan litosfer (daratan). Jadi, semua proses cuaca di Bumi sebenernya dipengaruhi oleh perpindahan energi panas dari matahari ke Bumi, dan sebaliknya dari Bumi kembali ke luar angkasa.
▪︎Radiasi matahari dibagi jadi tiga berdasarkan panjang gelombangnya :
1. Sinar Tak Kasat Mata (Pendek)
- Contohnya seperti sinar Ultraviolet (UV), sinar-X, dan sinar Gamma. Jumlahnya sekitar 9% dari total radiasi matahari.
2. Cahaya Tampak (Visible Light)
- Ini adalah cahaya yg bisa dilihat oleh mata kita. Jumlahnya sekitar 45% dari total radiasi.
3. Sinar Inframerah (Thermal/Panas)
- Ini adalah radiasi panas yg jumlahnya sekitar 46% dari total radiasi.
=
|| 👉 APA YANG TERJADI SAAT SINAR MATAHARI MENUJU PERMUKAAN BUMI?
Sinar matahari mengalami pemantulan (reflection), penghamburan (scattering), penyerapan (absorption) oleh gas, awan, dan partikel di udara. Sisa sinar yg lolos itulah yg sampe ke permukaan bumi.
Kemampuan suatu permukaan bumi untuk memantulkan kembali sinar matahari disebut Albedo.
Albedo adalah ukuran reflektivitas suatu permukaan, yg didefinisikan sebagai rasio radiasi matahari yg dipantulkan terhadap total radiasi matahari yg masuk.
🔍Rumus Persentase Albedo adalah 100% × {(Jumlah Sinar Yang Dipantulkan) : (Jumlah Sinar Yang Datang)}
▪︎Albedo Tinggi: Terjadi ketika permukaan memantulkan banyak cahaya matahari. Biasanya pada permukaan yg berwarna cerah/terang.
▪︎Albedo Rendah: Terjadi pada permukaan yg berwarna gelap karena lebih banyak menyerap panas.
✅ Secara praktis, permukaan bumi yg berwarna lebih terang (misalnya bersalju, pasir, atau atap putih) punya albedo tinggi dan memantulkan lebih banyak energi matahari, sdgkan permukaan bumi yg lebih gelap (misalnya bebatuan, tanah gelap) memiliki albedo rendah dan nyerap lebih banyak energi, sehingga bikin suhu permukaan tersebut lebih panas.
Pakaian gelap nyerap lebih banyak panas daripada pakaian terang, karena perbedaan albedo. Ini yg bikin kita gampang gerah dan keringetan.
Data satelit nunjukkin sekitar 49% sinar habis terserap di atmosfer sebelum sampe ke tanah. Hanya 51% yg bener-bener sampe ke permukaan Bumi. Energi yg sampe ini kemudian diubah jadi radiasi panas dan dipancarkan kembali oleh Bumi ke atmosfer yg disebut sbg Radiasi Bumi (Terrestrial Radiation).
=
|| 👉 MENGHITUNG ENERGI MATAHARI YANG SAMPE KE BUMI
Jumlah energi matahari yg sampai ke setiap 1 cm² permukaan Bumi kira-kira sekitar 1,95 kalori per menit. Angka ini setara dengan 1392 Watt per meter persegi (Watt/m²), yg dikenal sbg Konstanta Matahari.
🔍Rumus Total Energi Yang Mencapai Bumi adalah 1392 Watt × π (phi 3,14) × R² (jari-jari bumi kuadrat)
Hasilnya adalah 177.502 × 10¹² Watt
=
|| 👉 DIGUNAKAN UNTUK APA AJA ENERGI INI?
▪︎Energi matahari yg sangat besar ini habis digunakan untuk berbagai proses alam di Bumi, seperti:
1. Perubahan suhu dan penguapan air (membentuk awan dan hujan),
2. Menggerakkan angin dan arus laut,
3. Proses fotosintesis pada tumbuhan (klorofil),
4. Pembusukan bahan organik,
5. Siklus pasang surut air laut,
6. Pemanasan air tanah, pembentukan bahan bakar fosil, energi atom, hingga gaya gravitasi.
6. Pemanasan air tanah, pembentukan bahan bakar fosil, energi atom, hingga gaya gravitasi.
=
— REFERENSI :
جغرافية المناخ التطبيقي
(Geografi Iklim Terapan)
📕Jughrafiyah al-Manakh al-Tathbiqiy, karya Dr. Muhammad Ibrahim Syaraf, halaman 19-20, Cetakan Darul Ma'rifah al-Jam'iyah.
===
👨🏭Adam Mostafa EL Prembuny
#geografi #klimatologi #matahari #cuaca #geologi
—
=


Tidak ada komentar:
Posting Komentar