Kapan Wudhu Disyariatkan Pertamakali Dalam Islam? Sebelum/Sesudah Isra` Mi'raj?
~
Dalam kitab Fathul Mu'in, diterangkan bahwa kewajiban wudhu disyariatkan pada tahun ke 10 setelah Kenabian (Pengangkatan Rasul).
Sedangkan dalam kitab Hasyiyah al Qolyubi diterangkan bahwa kewajiban wudhu disyariatkan pada tahun ke 16 setelah Kenabian.
Peristiwa hijrahnya beliau ke Madinah terjadi pada bulan Rabiul Awal tahun ke 14 setelah Kenabian.
Sedangkan peristiwa Isra Mi'raj sendiri, ulama berbeda pendapat. Namun yang pasti, itu terjadi setelah wafatnya Sayidah Khodijah dan sebelum beliau hijrah ke Madinah. Berarti itu terjadi antara tahun ke 10 dan tahun 14 setelah kenabian.
Sebelum kita masuk ke pembahasan jenis sholat yang pertamakali disyariatkan kepada Rasulullah ﷺ, saya akan membahas tentang kapan Wudhu disyariatkan oleh Allah kepada Rasulnya. Karena dalam ibadah sholat, seseorang diwajibkan untuk bersuci dahulu agar ibadahnya Sah dan diterima oleh Allah.
Tentang tanggal, bulan dan waktunya yang pasti, belum saya temukan dalam kitab-kitab sejarah, tapi Syaikh Jawwad 'Ali di dalam kitabnya berjudul Tarikh al Sholat fil Islam, yang diterbitkan oleh Unit Percetakan Universitas Baghdad, beliau akan menjelaskan perbedaan pendapat mengenai waktunya. Waktu di sini adalah tahun ke sekian setelah kenabian. Bab Thoharoh dan Wudhu terdapat di halaman 39-42.
~
☆Syaikh Jawwad menjelaskan :
لا تقبل صلاة المصلي في الاسلام ، اذا كان المصلي نجساً ، أو كانت. صلاته بغير وضوء ، لأن الطهارة والوضوء من أركان الصلاة . وتشمل. الطهارة ، طهارة الجسم ، وطهارة الثياب ، وطهارة الأرض . أما الوضوء ، فيجب أن يكون بالشكل الذي نص عليه في القرآن الكريم . وورد في. الحديث : و لا تقبل صلاة أحدكم اذا أحدث حتى يتوضأء .وورد في كتب الحديث : « لا صلاة بغير طهور . و ه الطهور شطر الايمان . فالطهور اذن شيء لازم للمسلم ، ولا تقبل صلاته بدونه . وهذا ما أجمعت عليه كتب الفقه في جميع مذاهب أهل الاسلام .
وتختلف قواعد الطهارة باختلاف مفهومها عند الأمم والأديان ، وباختلاف. وجهات نظر الشعوب ، الا أنها تتفق عموماً في الفكرة والقاعدة ، وهي فساد. أية صلاة اذا كان المصلي على نجاسته ، أو اذا كان موضع المصلى نجساً.
""Dalam Islam, sholat seseorang tidak diterima jika dalam keadaan bernajis atau tanpa berwudhu terlebih dahulu, karena bersuci dan wudhu adalah rukunnya sholat. Bersuci mencakup mensucikan badan, pakaian, dan tempat sholat. Sementara itu wudhu diwajibkan sebagaimana yang telah dijelaskan dalam Al-Qur'an. Disebutkan dalam hadits riwayat Imam Muslim yang menyatakan :
{Tidak diterima shalat kalian jika tidak berwudhu terlebih dahulu", "Tidak ada sholat tanpa wudhu", dan "Bersuci adalah bagian dari iman}.
Maka bersuci adalah wajib bagi muslim dan sholatnya tidak diterima jika tanpa bersuci. Hal ini disepakati dalam kitab-kitah fiqih berbagai madzhab. Kaidah-kaidah bersuci memiliki konsep yang bervariasi menurut berbagai kelompok, agama dan suku. Tapi secara umum, mereka sepakat bahwa pelaksanaan ritual agama tidak sah jika tidak dalam keadaan dan tempat yang suci.""
📕Tarikh al Sholat fil Islam, halaman 39.
==
☆Syaikh Jawwad menyebutkan perbedaan pendapat sebagian ulama tentang waktu pensyariatan Wudhu :
وقد ذهب فريق من العلماء الى أن فرض الوضوء كان مع فرض الصلاة مع قبل الهجرة بسنة . وذهب فريق آخر الى أن فرضه وفرض الغسل كانا فرض الصلوات ليلة الاسراء . و توسط آخرون ، فقالوا ان الوضوء كان قبل. الاسراء مندوباً ، فلما صار الاسراء صار فرضاً . فهو من الفروض التي نزلت بمكة.
""Menurut segolongan Ulama, kewajiban wudhu disyariatkan bersama dengan kewajiban sholat 5 waktu yakni 1 tahun sebelum beliau hijrah.
Menurut golongan kedua, kewajiban wudhu dan sholat disyariatkan pada malam Isra' Mi'raj.
Sebagian ulama lain menengahi perbedaan dua pendapat tersebut. Mereka berkata, sebelum peristiwa Isra' Mi'raj, wudhu hukumnya mandub (sunah) dan menjadi wajib setelah peristiwa tersebut. Maka Wudhu adalah termasuk kewajiban yang turun di Mekkah.""
📕Tarikh al Sholat fil Islam, halaman 42.
==
Jauh di halaman sebelumnya, Syaikh Jawwad menyebutkan pendapat dari sebagian sejarawan bahwa wudhu sudah disyariatkan setelah Kenabian dan sebelum peristiwa Isra’ Mi’raj, yakni ketika malaikat Jibril mengajarkan kepada Nabi Muhammad ﷺ tentang tatacara ritual ibadah sholat versi Islam.
Syaikh Jawwad menerangkan sebagai berikut :
ويرجع بعض أهل السير والأخبار الأمر بالصلاة والوضوء الى الساعة التي نزل بها جبريل على الرسول يخبره فيها باختيار الله له ليكون رسوله الى البشر أجمعين ، والى الجن والانس . فهم يذكرون أنه علمه اذ ذاك الوضوء والصلاة ، فتوضأ جبريل ، وتوضأ رسول الله بوضوئه ، ثم صلى جبريل ، فصلى رسول الله بصلاته. فلما ذهب الوحي عنه ، جاء الى خديجة فعلمها الوضوء كما تعلمه وصلى بها صلاة جبريل به.
""Sebagian ahli sejarah berpendapat, sholat dan wudhu diperintahkan pada saat Malaikat Jibril turun memberi tahu Nabi Muhammad ﷺ. bahwa beliau dipilih menjadi utusan Allah (yang bertugas menyampaikan risalah) kepada seluruh makhluk baik dari kalangan manusia dan jin.
Para ahli sejarah menyatakan, Malaikat Jibril mengajari Nabi Muhammad ﷺ. berwudhu lalu beliau menirukan. Beliau pun sholat dengan mengikuti Jibril sholat. Maka setelah proses wahyu tersebut selesai, Rasulullah mendatangi Sayidah Khodijah lalu beliau mengajarinya wudhu dan sholat seperti yang dipelajari beliau dari Jibril.""
📕Tarikh al Sholat fil Islam, halaman 20.
==
Kembali lagi ke bab Thoharoh dan Wudhu, Syaikh Jawwad juga menerangkan penjelasan yang sama sebagai berikut :
غير أن الذي تراه في كتب الأخبار والسير ، هو أن الأمر بالوضوء نزل مع نزول الأمر وأن الرسول توضاً مع أول صلاة صلاها . ففي تلك الكتب : . أن الصلاة حين افترضت على رسول الله ، صلى الله عليه وسلم ، أتاه جبريل ، وهو بأعلى مكة ، فهمز له بعقبه في ناحية الوادي ، فانفجرت منه عين ، فتوضاً جبريل عليه السلام ، ورسول الله ، صلى الله عليه وسلم ، ينظر اليه ليريه كيف الطهور الى الصلاة ، ثم توضأ رسول الله ، صلى الله عليه وسلم، كما رأى جبريل توضأ ، ثم قام به جبريل فصلى به ، وصلى رسول الله ، صلى الله عليه وسلم ، بصلاته
Namun apa yang anda lihat dalam kitab-kitab sejarah dan sirah, bahwa perintah berwudhu diturunkan ketika perintah tersebut diturunkan bersamaan dengan perintah sholat. Rasulullah ﷺ berwudhu pertama kali pada saat sholat yang pertama kalinya juga. Di dalam kitab-kitab tersebut terdapat kisah "Susungguhnya ketika sholat diwajibkan kepada beliau., Jibril mendatanginya di atas bukit di Makkah. Lalu Jibril menginjakkan ujung kakinya ke arah lembah, lalu keluarlah mata air. Kemudian Jibril berwudhu dan Rasululah melihat tatacara mensucikan diri. Lalu beliau menirukan cara wudhunya Jibril. Kemudian Jibril berdiri untuk sholat dan Rasulullah pun sholat berjamaah dengannya"".
📕Tarikh al Sholat fil Islam, halaman 41,42.
==
Kesimpulannya, kewajiban Wudhu dalam Islam sudah ada jauh sebelum peristiwa Isra Mi'raj. Ini bersamaan dengan sholat pertamakali dalam Islam. Waktunya berdekatan setelah turunnya wahyu pertama di gua Hira. Rasulullah diajari kaifiyah wudhu dan sholat 2 rokaat oleh Malaikat Jibril di sebuah tempat di Mekkah. Lalu mereka sholat bersama.
~
Oleh : 👨🏭Adam Mostafa EL Prembuny
#wudhu #bersuci #sejarahwudhu #sejarahsholat #wudlu #tarikhsholat #thoharoh #تاريخ_الصلاة
Tidak ada komentar:
Posting Komentar