Rabu, 02 Oktober 2024

💠Durasi Tidur Yang Sehat Menurut Ulama

Durasi Tidur Yang Sehat Menurut Para Ulama Sesuai Sunnah Nabi

Oleh : Adam Mostafa EL Prembuny



☆Referensi saya :

📕Bidayatul Hidayah
👳‍♂️Imam Al Ghozali

📕Ar Rohmah fi Thib wal Hikmah
👳‍♂️Imam Jalaldudin as Suyuthi

📕Hasyiyah Bujairimi alal Khotib
👳‍♂️Syaikh Sulaiman al Bujairimi



Memiliki jam tidur yg baik punya banyak manfaat buat tubuh kita. Mulai dari njaga berat badan biar tetap ideal, nurunin resiko stres, hingga menjaga suasana hati menjadi lebih baik.

Sayangnya, sebagian orang gak begitu memerhatikan waktu tidur (mungkin termasuk penulis sendiri 😁).
Padahal, tidak memenuhi waktu tidur yg cukup dapat merugikan kesehatan.

Idealnya, orang-orang akan tidur lebih awal di malam hari dan bangun di pagi hari.Waktu tersebut sesuai dgn kecenderungan biologis manusia yg menyesuaikan pola tidur dgn waktu terbit-terbenam matahari. Makanya saya nggak herman, secara alami kita akan ngerasa lebih ngantuk setelah matahari terbenam.

Meski demikian, jam tidur yg baik bisa aja tergantung pada kapan kita akan bangun di pagi hari, lalu menghitung mundur sebanyak 7 jam (jumlah waktu minimum yg dianjurkan bagi orang dewasa, karna 1 jam nya buat bobok siang) 😁

Misalnya, jika harus bangun sebelum jam 5 di pagi hari, maka kita harus mempertimbangkan untuk tidur sebelum jam 10 malam. Selain itu, pertimbangan lainnya adalah jumlah waktu tidur yg dibutuhkan setiap malam.

Hadits Nabi shallallahu alaihi wasallam.

أَنَّ النَّبِيَّ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – كَانَ يَنَامُ أَوَّلَ اللَّيْلِ ، وَيَقُومُ آخِرَهُ فَيُصَلِّي . مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Dari sayyidah ‘Aisyah RA, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa tidur awal malam dan bangun pada akhir malam, lalu shalat.

📜(Muttafaqun ‘alaih) [HR. Imam Bukhari, no. 1146 dan Muslim, no. 739]

Kalau dilihat dari dzohir hadits di atas, maka difahami bahwa beliau biasa tidur malam selama 7 jam mulai dari kira² pukul 20.00 sampai pukul 03.00 atau pukul 21.00 sampai pukul 04.00 dinihari untuk bangun melakukan sholat malam.

Bahkan beliau juga biasa mengurangi durasi tidur di malam hari karna untuk memperbanyak ibadah kpd Allah.

▪︎ Hujjatul Islam Imam Al Ghozali, beliau berkata dalam kitabnya :

واعلم أن الليل والنهار أربع وعشرون ساعة، فلا يكن نومك بالليل والنهار أكثر من ثماني ساعات فيكفيك, إن عشت مثلا ستين سنة أن تضيع منها عشرين سنة وهو ثلث عمرك.

Ketahuilah dlm sehari semalam itu 24 jam, maka gunakan waktumu untuk tidur siang dan malam nggak lebih dari 8 jam, maka cukuplah bagimu segitu , Seandainya kamu hidup selama 60 tahun maka kamu udah nyia-nyiain waktu 20 tahun , yakni sepetiga umurmu.

📕Bidayatul Hidayah, hlm 126.


▪︎ Syekh Nawawi al Bantani juga menambahkan syarahnya  :

وأعلم أن اليل والنهار أربع وعشرون ساعة فلا يكون نومك بالليل وانهار أكثر من ثمان ساعات,
 {فان نمت في الليل هذا القدر فلا معنى للنوم في النهار}
فيكفيك ان عشت مثلا ستين سنة أن تضيع منها عشرين سنة وهو ثلث عمرك

{Seandainya kamu sudah tidur 8 jam di waktu malam, maka nggak ada artinya kamu tidur lagi di siang hari}

📕Maroqil 'Ubudiyyah Syarh Bidayatul Hidayah, Halaman 111.



~Qultu: Maksudnya kalo malem sudah tidur selama 8 jam, maka udah nggak ada gunanya lagi buat ente untuk nambah jam tidur lagi di siang harinya.


▪︎ Imam Jalaludin as Suyuthi menjelaskan di kitab nya :

والقدر الاصلاح من النوم ست ساعات من الليل اوثمان وفي النهار ولو ساعة القيلولة ولو لحظة فان فيها اعانة علي قيام الثلث الباقي من الليل كما ان في السحور اعانة علي الصوم

Dan durasi paling baik dari tidur adalah 6 atau 8 jam di malam hari, dan di siang hari walaupun sebentar saja di waktu Qailulah (tidur sebentar di siang hari), karena dengan tidur sebentar doang di siang hari, bisa membantu bangun pada sepertiga akhir di malam hari, sebagaimana Sahur yg bisa mbantu orang berpuasa.

📕Ar Rohmah fi Thib wal Hikmah, Halaman 24.



▪︎ Syaikh Sulaiman al Bujairomi dalam kitab Tuhfatul Habib Ala Syarh al Khotib, yg biasa dikenal dgn "Hasyiyah Bujairomi", beliau mengutip penjelasan Imam As Suyuthi dan Imam al Munawi tentang macam-macam tidur dan akibat buruk dari kebanyakan tidur.

وفي تذكرة الجلال السيوطي النوم في أول النهار عيلولة وهو الفقر ،وعند الضحى فيلولة وهو الفتور ،وحين الزوال قيلولة وهي الزيادة في العقل ،وبعد الزوال حيلولة أي يحيل بينه وبين الصلاة . وفي آخر النهار غيلولة أي يورث الهلاك

Imam Jalaluddin As Suyuthi berkata dalam Kitab At Tadzkiroh bahwa,

•Tidur di permulaan siang (jam 5/6 pagi) disebut 'Ailulah dan itu menyebabkan kefakiran.

•Tidur di waktu dhuha (jam 7 pagi) disebut Failulah, dan ini menyebabkan kelemahan pada badan.

•Tidur ketika tergelincir matahari (Dzuhur) disebut Qoilulah, ini dapat menambah kecerdasan akal.

•Tidur setelah zawal (kira2 stengah jam setelah Dzuhur) disebut Hailulah, ini dapat menghalangi antara dirinya dan sholat. [Itu kalo dia belum sholat]

•Sedangkan tidur di akhir siang (jam 3/4/5 sore) disebut Ghoilulah, dan ini dapat menyebabkan binasa. [Maksudnya ngerusak badan]

📕Hasyiyah Bujairomi alal Khotib, juz 3 halaman 118.


ﻗﺎﻝ ﺍﻟﻤﻨﺎﻭﻱ : ﺍﻋﻠﻢ ﺃﻥ ﻛﺜﺮﺓ ﺍﻟﻨﻮﻡ ﻏﻴﺮ ﻣﺤﻤﻮﺩﺓ ﻟﻜﺜﺮ ﻣﻔﺎﺳﺪﻩ ﺍﻷﺧﺮﻭﻳﺔ ، ﺑﻞ ﻭﺍﻟﺪﻧﻴﻮﻳﺔ ، ﻓﺈﻧﻪ ﻳﻮﺭﺙ ﺍﻟﻐﻔﻠﺔ ﻭﺍﻟﺸﺒﻬﺎﺕ ﻭﻓﺴﺎﺩ ﺍﻟﻤﺰﺍﺝ ﺍﻟﻄﺒﻴﻌﻲ ﻭﺍﻟﻨﻔﺴﺎﻧﻲ ﻭﻳﻜﺜﺮ ﺍﻟﺒﻠﻐﻢ ﻭﺍﻟﺴﻮﺩﺍﺀ ﻭﻳﻀﻌﻒ ﺍﻟﻤﻌﺪﺓ ﻭﻳﻨﺘﻦ ﺍﻟﻔﻢ ﻭﻳﻮﻟﺪ ﺩﻭﻥ ﺍﻟﻘﺮﺡ ﻭﻳﻀﻌﻒ ﺍﻟﺒﺼﺮ ﻭﺍﻟﺒﺎﻩ ﺣﺘﻰ ﻻ ﻳﻜﻮﻥ ﻟﻪ ﺩﺍﻋﻴﺔ ﻟﻠﺠﻤﺎﻉ ، ﻭﻳﻔﺴﺪ ﺍﻟﻤﺎﺀ ﻭﻳﻮﺭﺙ ﺍﻷﻣﺮﺍﺽ ﺍﻟﻤﺰﻣﻨﺔ ﻓﻲ ﺍﻟﻮﻟﺪ ﺍﻟﻤﺘﺨﻠﻖ ﻣﻦ ﺗﻠﻚ ﺍﻟﻨﻄﻔﺔ ﺣﺎﻝ ﺗﻜﻮﻳﻨﻪ ، ﻭﻳﻀﻌﻒ ﺍﻟﺠﺴﺪ 

Imam al Munawi berkata,

Ketahuilah, sesungguhnya banyak tidur itu tidak terpuji, karena banyak menimbulkan keburukan ukhrowi bahkan duniawi. Karena banyak tidur itu bikin lupa, syubhat, rusaknya tubuh dan jiwa, lemah semangat, melemahkan lambung, membuat muluk berbau busuk, menimbulkan luka, melemahkan penglihatan, nafsu seksual sehingga tidak ada pendorong untuk bersenggama, merusak (kandungan) air (pada tubuh), menyebabkan penyakit lumpuh pada anak yg terbentuk dari air sperma itu ketika terbentuk, dan melemahkan raga.

📕Hasyiyah Bujairomi alal Khotib, juz 3 halaman 118.


●●●

💠Abu Muslim al Khoulani dan Istrinya

Kisah Teladan Abu Muslim al Khaulani dan Istrinya

Oleh : Adam Mostafa EL Prembuny

☆Referensi saya :

📕Hilyatul Auliya`wa Thobaqotul Ashfiya'
👳‍♂️Imam Abu Nuaim al Asfahani



Sayyidina Abu Muslim al Khaulani (W 62H), nama aslinya Abdullah bin Tsaub, berasal dari Yaman, seorang tabiin senior yang doanya tak pernah tertolak. Ia beriman sejak masa Rasulullah tapi gak sempet ketemu dengan beliau.

Abu Muslim juga hidup sepanjang pemerintahan Kholifah Muawiyah dan ia sangat disegani oleh Muawiyah karna kezuhudan nya, kesholihan nya dan kemustajaban doanya.

Ada kisah penuh hikmah dari beliau yang bisa kita ambil faedahnya, diriwayatkan di dalam kitab Hilyatul Auliya karya Imam Abu Nuaim al Asfahani  :


"Telah mengabarkan kpd kami Muhammad bin Ahmad bin Muhammad, dia berkata, Telah mengabarkan kpd kami Abu Zur'ah, dia berkata, Telah mengabarkan kpd kami Said bin Asad, dia berkata, Telah mengabarkan kpd kami Dhomroh, dari Ustman bin 'Atho dari Ayah nya, berkata :

(Untuk terjemahan, saya konversi ke bahasa gaul agar lebih mudah difahami)

Abu Muslim Al Khaulani selalu terbiasa mengucap takbir ketika masuk rumah setelah ia pulang dari Masjid. Begitu sampai di ruang tengah, ia bertakbir dan istrinya pun menjawabnya dgn bertakbir.

Suatu malam, sesampainya di rumah, ia bertakbir seperti biasanya. Tapi gak ada yang menjawab takbirnya. Biasanya sang istri juga menyambutnya dan menghidangkan makanan. Tapi kali ini malah tidak.

Apa yang terjadi? Abu Muslim al Khaulani melihat istrinya lagi termenung galau sambil mainan ranting kayu.

🤵Abu Muslim : “Dek, Ada apa denganmu?” tanya Abu Muslim kpd istrinya.

🧕Istri : “Mas... , Orang-orang pada hidup kaya raya, punya pembantu. Sedangkan kita? Padahal Mas Abdul deket lho sama Khalifah Muawiyah. Cobalah dateng ke sana, bilang sama Khalifah biar dia mau kasih bantuan ke kita.”

Abu Muslim terkejut mendengar perkataan istrinya itu. Gak biasanya sang istri mengeluh. Tapi malam ini istrinya justru pengin bantuan lebih dengan menyuruh suaminya mendatangi penguasa utk minta dikasi Pembantu. Akhirnya Abu Muslim berdoa.

🤵 Abu Muslim : “Ya Allah, siapapun yang telah merusak istriku, butakanlah matanya,”

Tiba-tiba doa itu keluar dari lisan Abu Muslim.

Saat itu malam hari di sebuah rumah, sedang duduk seorang wanita. Tiba-tiba seisi ruangan menjadi gelap.

👩‍🦱: “Lah? Kok kalian matiin lampu?” tanya wanita tersebut kepada anggota keluarganya.

👨‍👦‍👦“Gak ada yg matiin lampu. Lampunya kan masih nyala.”

👩‍🦱“Trus, kenapa semua gelap? Ya Allah… apa aku buta…?”

Betapa terkejutnya ia menyadari bahwa matanya tiba-tiba gak bisa melihat.

Sambil ia mengingat-ingat apa yg udah membuatnya tiba-tiba buta. Adakah dosa yg dilakukannya sebelum ini. Akhirnya ia tersadar, sebelumnya Ia sudah ngomporin istrinya Abu Muslim Al Khaulani dgn berkata,

👩‍🦱“Eh, Suamimu itu deket lho sama Kholifah Muawiyah. Kalau dia minta bantuan ke Muawiyah pasti akan dibantu. Bujuk aja suamimu biar minta bantuan sama Muawiyah.”

Sambil nangis, wanita itu datang kepada Abu Muslim al Khaulani. Ia minta didoakan agar matanya disembuhkan Allah. Abu Muslim pun mendoakannya. Dengan izin Allah, mata wanita itu pun sembuh seperti semula. Ia kembali bisa melihat."


📕Hilyatul Auliya' Wa Thobaqotul Ashfiya, jilid 2 halaman 104, Cet. Darul Fikr.



Pelajaran yg bisa diambil dari kisah tadi :

1. Selalu bersyukur dgn nikmat yg telah Allah anugerahkan apapun kondisinya dan berapapun jumlahnya.
2. Tidak boleh mengganggu dan ikut campur rumah tangga orang lain.
3. Ucapkan lah kalimat2 dzikir dan salam sebelum memulai sesuatu terutama masuk rumah atau masuk ruangan.
4. Apapun provokasi dari orang asing, jangan sampai mempengaruhi keharmonisan hubungan dgn pasangan kita. Tetap jaga keutuhan rumah tangga kita.


حدثنا محمد بن أحمد بن محمد ، قال : ثنا أبو زرعة ، قال : ثنا سعيد بن أسد ، قال : ثنا ضمرة ، عن عثمان بن عطاء ، عن أبيه ، قال : كان أبو مسلم الخولاني إذا انصرف إلى منزله من المسجد كبر على باب منزله فتكبر امرأته ، فإذا كان في صحن داره [ ص: 130 ] كبر فتجيبه امرأته ، وإذا بلغ باب بيته كبر فتجيبه امرأته ، فانصرف ذات ليلة فكبر عند باب داره فلم يجبه أحد ، فلما كان في الصحن كبر فلم يجبه أحد ، فلما كان عند باب بيته كبر فلم يجبه أحد ، وكان إذا دخل بيته أخذت امرأته رداءه ونعليه ثم أتته بطعامه ، قال : فدخل البيت فإذا البيت ليس فيه سراج ، وإذا امرأته جالسة في البيت منكسة تنكت بعود معها ، فقال لها : ما لك ؟ قالت : أنت لك منزلة من معاوية وليس لنا خادم فلو سألته فأخدمنا وأعطاك ، فقال : اللهم من أفسد علي امرأتي فأعم بصرها ، قال : وقد جاءتها امرأة قبل ذلك ، فقالت لها : زوجك له منزلة من معاوية فلو قلت له يسأل معاوية يخدمه ويعطيه عشتم ، قال : فبينا تلك المرأة جالسة في بيتها إذ أنكرت بصرها ، فقالت : ما لسراجكم طفئ ؟ قالوا : لا ، فعرفت ذنبها ، فأقبلت إلى أبي مسلم تبكي وتسأله أن يدعو الله عز وجل لها أن يرد عليها بصرها ، قال : فرحمها أبو مسلم فدعا الله لها فرد عليها بصرها .

💠Tanaman Tebu Dan Manfaatnya

Kandungan Gizi Dalam Tebu Dan Manfaatnya Untuk Kesehatan

Oleh : Adam Mostafa EL Prembuny


☆Referensi saya :

📕Ar Risalah
👳‍♂️Imamuna Asy Syafi'i

📕Adab asy Syar'iyyah wal Minah
👳‍♂️Imam Ibnu Muflih al Hanbali

🌐altibbi.com



▪︎ Imam Asy Syafi’i (204H) berkata,

ثلاثة أشياء دواء للداء الذي لا دواء له، الذي أعيا الأطباء
أن يداووه: العنب ولبن اللقاح، وقصب السكر؛ ولولا قصب السكر ما أقمت بمصر

"Ada tiga sesuatu yang merupakan obat untuk penyakit yang tidak ada obatnya dan yang nyusahin para dokter untuk mengobatinya, yaitu : Anggur, Susu unta, dan TEBU. Jika bukan karena TEBU, aku tidak akan tinggal di Mesir.”

📕Ar Risalah, Cet. DKI (darul kutub ilmiyah), halaman 27.


Negeri Mesir merupakan salah satu daerah yang subur terutama yang wilayahnya dekat sungai Nil dan banyak tanaman berkhasiat dan obat yang dapat tumbuh di sana. 

Tanaman seperti Anggur dan TEBU dapat tumbuh dengan baik di tanah Mesir. Bahkan dari riwayat di atas, Imam Asy-Syafi’i sangat menyukai tebu. Sampe beliau bilang, kalo bukan karna Tebu, beliau gak akan tinggal di Mesir. Mungkin cari tempat lain yg lebih jauh asal banyak Tebu nya sprti wilayah Hindi (India) saat itu 😁


▪︎ Manfaat Tebu lebih rinci lagi, dikutip oleh Imam Ibnu Muflih dalam kitabnya sebagai berikut :

قال عفان بن مسلم الصفار : من مص قصب السكر بعد طعامه لم يزل يومه أجمع في سرور

Berkata Imam Affan bin Muslim Ash Shoffar (220H) :

"Barang siapa yang menghisap Tebu setelah makan, maka selama hari itu dia merasakan bahagia.

: قال ابن جزلة 
وأما قصب السكر فهو في طبع السكر وأشد تليينا منه ،
وأجوده الحلو العزيز الماء وهو حار رطب في الأولى ، وقيل : معتدل الحرارة وقيل : فيه قبض ، والمأخوذ كالصمغ من القصب يجلو العين [ ص: 47 ]

وقصب السكر يعين القيء ،
وينفع الصدر والسعال ويولد دما معتدلا ويدر البول ،
ويجلو رطوبة الصدر

قال بعضهم : والمثانة وقصبة الرئة ،
وينفع من خشونة الصدر والحلق إذا شوي .
والقصب يزيد في الباه ويولد رياحا ونفخا ، وينبغي أن يغسل بماء حار بعد تقشيره ليزول نفخه .

Berkata Ath Thobib al Kabir, Syaikh Ibnu Jazlah (493H) tentang manfaat Tebu:

Adapun pohon tebu, dia seperti sifat gula. Tapi lebih lembut dari gula. Dia adalah semanis-manisnya air yg manis. Kalorinya sedang. Yang putih seperti getah pada pohon tebu (bermanfaat) untuk :

~Menjernihkan pandangan.
~Mengobati muntah2
~Memproduksi gula darah.
~Memperlancar proses buang air kecil
~Membersihkan dada dari Batuk.

~Sebagian lain juga berkata, membersihkan kandung kemih dan batang tenggorokan.
~Bermanfaat untuk paru-paru dan tenggorokan yang mengeras, jika dipanggang.
~Tebu menambah semangat dan bikin kembung. Maka dalam hal ini harus dicuci dengan air panas dulu setelah dikupas kulit tebunya, untuk menghilangkan penyebab kembung.

📕Adab asy Syar'iyyah wal Minah, Cet. DKI halaman 31.


▪︎ Ada Tanbih (peringatan) nih tentang pengolahan tebu, diambil dari situs altibbi.com :

في حين أن قصب السكر يقدم العديد من الفوائد، إلا أنه يجب استهلاكه باعتدال، حيث أن الإفراط في تناوله قد يسبب زيادة الوزن ويمكن أن يعزز ظهور مرض السكري من النوع الثاني.

من الضروري التأكد من أنه يتم استخراجه بطريقة صحية.
من المهم أيضًا استخدام العصير وتناوله بمجرد استخراجه لأنه يميل إلى التأكسد خلال 15 دقيقة.

Selain menawarkan banyak manfaat, Tebu harus dikonsumsi dalam jumlah sedang , karena kalo terlalu banyak, dapat menyebabkan penambahan berat badan (yg ngga sehat) dan memicu timbulnya Diabetes tipe 2 .

Sangat penting untuk memastikan bahwa Tebu diproses (peras) dengan cara yang higienis.
Penting juga bagi siapapun yg bikin Jus Tebu, harus segera dikonsumsi setelah jadi minuman Jus, karena cenderung teroksidasi dalam waktu 15 menit.

☆Teroksidasi : Terpapar oksigen, Berubah warna dan rasa, nutrisi berkurang, bisa timbul racun.

🌐 altibbi.com


●●●

Selasa, 01 Oktober 2024

💠Penjelasan Tema Artikel

                  Tema & Isi Pembahasannya 


• Aqidah & Filsafat
Memuat tulisan-tulisan pembahasan tentang ilmu kalam, teologi, pemikiran, mantiq, dan filsafat.


• Fiqih & Syari'ah
Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan ilmu fiqih, ibadah, muamalah, munakahat, dan jinayah.


• Hadits & Syarah
Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan suatu hadits dan syarahnya, serta ilmu hadits.


• Al-Quran & Tafsir
Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan suatu ayat dan tafsirnya, serta ilmu Al-Quran.


• Fadhilah & Faidah
Memuat tulisan-tulisan tentang keutamaan ibadah, dakwah, dan khazanah keislaman secara umum.


• Lughoh & Nahwu
Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan ilmu bahasa seperti mufrodat, nahwu, shorof, balaghoh.


• Sejarah & Kisah
Memuat tulisan-tulisan pembahasan tentang sejarah Islam dan kisah para Nabi, Wali dan Ulama.


• Tajwid & Tahsin
Memuat tulisan-tulisan pembahasan tajwid, makhroj, sifat huruf dan pembahasan tahsin dan tilawah.


• Medis & Kesehatan
Memuat tulisan-tulisan pembahasan tentang obat, gizi, penyakit, dan permasalahan seputar medis.


• Parenting & Tarbiyah
Memuat tulisan-tulisan pembahasan tentang pendidikan anak - orang tua, suami - istri, guru - murid.


• Tasawuf & Keruhanian
Memuat tulisan-tulisan pembahaaan tentang ilmu akhlaq, adab, mental, dan pensucian jiwa.


●●●

💠Tanda Seseorang Memperoleh Cintanya Allah

Tanda-Tanda Orang Yang Memperoleh Cinta Dari Allah

Oleh : Adam Mostafa EL Prembuny


☆Referensi saya :

📕Al Hubb Fil Quran wa Daurul Hub fi Hayatil Insan
👳‍♂️Syaikh Muhammad Said Romadhon al Buthi



Pertanyaan yang terlintas di benak kita, gimana caranya seorang muslim bisa tau kalau dia mendapatkan cinta yang diusahakan nya? Apa tanda2 nya?

Ya, seorang muslim bisa aja tau hal tersebut dgn mudah. Setiap muslim yg jujur dan tulus dlm menjalankan syariat agamanya pasti akan mendapatkan cinta dari Allah subhanahuwataala. Bukankah hidayah dari Allah-lah yg menuntunnya masuk ke dlm Islam adalah bukti cinta Nya yg paling nyata kpd hambanya?

Tanda2 orang yg memperoleh cinta dari Allah bisa kita liat dari keimanannya yg terus bertambah dari waktu ke waktu , ibadah dan ketaatan nya makin meningkat dlm menjalankan syariat agama , lebih peka terhadap larangan2 Nya dan menjauhinya , memperbanyak dzikir kpd Allah , serta senantiasa merasa diawasi oleh Nya, kapan pun dan di mana pun .

Dlm hadis Qudsi disebutkan bahwa Allah Ta'ala berfirman :

 "Seorang hamba akan terus mendekatkan diri kpd Ku dgn amalan2 sunnah sampai Aku mencintainya . Dan ketika Aku mencintainya , Aku akan menjadi pendengarannya yg ia gunakan untuk mendengar , penglihatannya yg ia gunakan untuk melihat , tangannya yg ia gunakan untuk menindak , dan kakinya yg ia gunakan untuk berjalan , "
📜HR. Imam Bukhari

Mungkin ada yg nanya, kenapa ibadah sunnah jadi penyebab cinta nya Allah kpd hambanya , padahal ibadah wajib jauh lebih penting daripada itu , bahkan pahalanya juga jauh lebih banyak daripada ibadah sunnah?

Jawabannya , karena yg bikin kebanyakan orang mengamalkan ibadah wajib itu karna rasa takut dgn siksa kalo meninggalkannya . Sementara itu, yg bikin seseorang melakukan ibadah sunnah bukan karna rasa takut itu, tapi karna dia pengin deket sama Allah dan mendapatkan cinta Nya lebih banyak lagi . Dgn begitu, semua permohonan dan keinginannya akan terpenuhi.

Kalau gitu , apa lagi yg akan jadi penghalang kalo dia sudah mengetahui bahwa Allah mencintainya ?

Dalam suatu riwayat dikisahkan bahwa seorang wanita sholihah menjadi pembantu dlm sebuah rumah . Dia selalu melaksanakan sholat malam. Suatu hari , sang majikan mendengar doa-doa yg ia baca dlm sujudnya . Kata-katanya yg terdengar, " Ya Allah , aku mohon kepada Mu dgn cinta Mu kepadaku agar Engkau memuliakanku dgn bertambahnya ketaqwaan di hatiku dan seterusnya . "

Pas dia selesai sholat , sang majikan bertanya kpd nya ,

"Dari mana kamu tau kalo Allah mencintaimu? Kenapa kamu gak bilang aja ke Allah gini , "Ya Allah , aku mohon kpd Mu dgn cintaku kpd Mu? "

Pembantunya menjawab,

"Wahai tuanku,

Kalo bukan karna cintanya Allah kpd ku, mana mungkin Allah membangunkanku pada waktu2 seperti ini (utk sholat malam dan bermunajat).

Kalo bukan karna cinta Nya kpd ku, mana mungkin Dia membangunkan aku untuk berdiri menghadap Nya .
☆Kalo bukan karna cinta Nya kpd ku , mana mungkin Dia menggerakkan bibirku untuk bermunajat kpd Nya . "

Sekarang aku (Syaikh Said) katakan, " Di antara nikmat cinta yg Allah berikan kpd kita adalah Islam . Kalau bukan karna cinta Nya kpd kita , mana mungkin kita bisa memperoleh nikmat Iman dan Islam . Oleh karena itu , kami mohon kpd Nya semoga Dia menambahkan anugerah ini . "


📕Al Hubbu fil Quran wa Daurul Hubbi fi Hayatil Insan, hlm 30-32, Cet. Darul Fikr


○○○

وإنه ليطوف بذهن أحدنا السؤال التالي : أفيتأتى للإنسان المسلم منا أن يعلم أنه ممن نال شرف هذا الحب الكسبي ، فيجزم بأن الله يحبه ؟ وما العلامات الدالة على ذلك .

والجواب : نعم يتأتى للإنسان هذا ، بل ما من مسلم صادق في إسلامه إلا وله حظ من هذا الحب الكسبي الوافد إليه من الله تعالى ؛ إذ إن الهداية التي أكرمه الله بها إلى الإسلام ، دليل على أن له حظاً - قل أو كثر - من محبة الله له .

ثم إن مؤشرات حب الله له ، تزداد صعوداً ، كلما ازداد تحققاً بإيمانه وسيراً نحو أداء حقوق عبوديته الله عز وجل ، من تطبيق أوامره والابتعاد عن نواهيه ، والإكثار من مراقبته وذكره . دل على ذلك قوله جل جلاله في الحديث القدسي الذي يرويه رسول الله عن ربه ، « ولا يزال عبدي يتقرب إلي بالنوافل حتى أحبه ، فإذا أحببته كنت سمعه الذي يسمع به وبصره الذي يبصر به ويده التي يبطش بها ورجله التي يمشي بها » ( 1 ) .

( ۱ ) هو جزء من حديث قدسي رواه البخاري من حديث أبي هريرة . وأوله : من عادى لي وليا فقد آذنته بالحرب .

محبة الله للإنسان

ولعلك تسأل : فلماذا كان الإقبال إلى النوافل هـو مـصـدر حب الله للمتنفل ، مع أن الفرائض أهم منها ولعل الأجر عليها أوفر ؟

ولعلك تسأل : فلماذا كان الإقبال إلى النوافل هو مصدر حب الله للمتنفل ، مع أن الفرائض أهم منها ولعل الأجر عليها أوفر ؟

والجواب : أن الحامل على أداء الفرائض كثيراً ما يكون الخوف من العقاب المترتب على تركها . أما الحامل على فعل الـنـوافـل والاستزادة منها ، فما ينبغي أن يكون الخوف من العقاب ، إذ إن ترك النوافل لا يستلزم العقاب ، وإنما هو التقرب بها إلى الله ، ونيل المزيد من حبه ، فكان له من قصده هذا ما أراد .

فما المانع إذن من أن يعلم المستزيد من النوافل ، يتقرب بها إلى الله ، أنه سبحانه وتعالى يحبه ؟ .. بل ما المانع من أن يزهى وينتشي بما يعلمه من هذا الحب ؟

وقد رووا أن امرأة صالحة كانت تخدم أسرة في دار ، وكان لها حظ من الصلاة في جوف الليل ، فسمعها سيدها تخاطب الله في سجودها قائلة : اللهم إني أسألك بحبك لي أن تكرمني بمزيد من التقوى .. إلى آخر ما كانت تخاطب الله به .

فلما انتهت من صلاتها ، قال لها سيدها : من أين لك أن الله يحبك ؟ ! .. هلا قلت له : اللهم إني أسألك لك ؟ فقالت له : بحبي يا سيدي ، لولا حبه لي ما أيقظني في هذه الساعة ، ولولا حبه لي ما أوقفني بين يديه ، ولولا حبه لي ما أنطقني بهذه النجوى .

أقول : إن أقل ما يحق لنا أن نزهى به من نعمة الله لنا ، الإسلام الذي أكرمنا به ، فلولا قدر من الحب نالنا منه عز وجل ، لما متعنا بنعمة الإيمان به والإسلام لشرائعه . وإنا لنسأله من فضله المزيد 

📕Al Hubu fil Quran wa Daurul Hubbi fi Hayatil Insan

●●●

🔰 Petunjuk Tema & Isi Konten

  • 🔷️ Aqidah & Filsafat : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan ilmu kalam, teologi, pemikiran, mantiq, dan filsafat.
  • 🔷️Al-Quran & Tafsir : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan suatu ayat dan tafsirnya, serta ilmu tentang Al-Quran.
  • 🔷️ Fiqih & Syari'ah : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan ilmu fiqih, ibadah, muamalah, munakahat, dan jinayah.
  • 🔷️Hadits & Syarah : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan suatu hadits dan syarahnya, serta ilmu tentang hadits.
  • 🔷️Khazanah & Sains : Memuat tulisan-tulisan tentang keajaiban sains, khazanah keislaman, dan ilmu pengetahuan umum.
  • 🔷️Lughoh & Nahwu : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan ilmu bahasa seperti mufrodat, nahwu, shorof, balaghoh
  • 🔷️Sejarah & Kisah : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan sejarah Islam & dunia, serta kisah para Nabi dan Ulama.
  • 🔷️Medis & Kesehatan : Memuat tulisan-tulisan pembahasan tentang obat, gizi, kesehatan, penyakit, dan seputar medis.
  • 🔷️Psikologi & Relasi : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan ilmu psikologi, romansa, parenting, dan relasi sosial.
  • 🔷️Tajwid & Tahsin : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan tajwid, makhroj, sifat huruf, qiraah, tahsin dan tilawah Al-Qur`an.
  • 🔷️Tasawuf & Mau'idzoh : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan ilmu akhlaq, pensucian jiwa, dakwah dan nasihat moral.
  • 🔷️Qamus Istilah Umum : Memuat tulisan-tulisan tentang ta'rifat, definisi, makna, serta pengertian suatu kata dan kalimat.