Sabtu, 05 Oktober 2024

💠Amaliyah Ba'da Salam Sholat Jumat

Amaliyah Jumat, Doa Setelah Salam Sholat Jumat), Sebelum Merubah Posisi Kaki (Masih Posisi Tahiyat Akhir) 

Oleh : Adam Mostafa EL Prembuny 


Amaliyah ba'da salam sholat Jumat, sebelum merubah posisi kaki (kaki masih posisi Tahiyat akhir) :

فائدة : ورد أن من قرأ الفاتحة والإخلاص والمعوذتين سبعاً سبعاً عقب سلامه من الجمعة قبل أن يثني رجليه غفر له ما تقدم من ذنبه وما تأخر ، وأعطي من الأجر بعدد من آمن بالله ورسوله، ويوعد من السوء إلى الجمعة الأخرى، وفي رواية زيادة وقبل أن يتكلم حفظ له دينه ودنياه وأهله وولده ويقول بعدها أربع مرات : اللهم يا غني يا حمید، با مبدىء یا معید، يا رحيم يا ودود، أغنني بحلالك عن حرامك، وبطاعتك عن معصيتك، وبفضلك عمن سواك، ام باعشن. ونقل عن أبي الصيف أن من قال هذا الدعاء يوم الجمعة سبعين
اهـ
بغية المسترشدين ص: 106 


Faidah wirid

"Barangsiapa yg membaca surat Al Fatihah, Al Ikhlas dan surat Al Mu'awwidzatain (An Nas & Al Falaq) masing2 tujuh kali setelah ia salam dari shalat Jumat, sebelum dia melipat kedua kakinya dgn artian posisi kakinya tetap seperti tahiyat akhir.

Maka Allah ampuni dosa yg telah berlalu dan yg akan datang, dan Allah berikan pahala sebanyak jumlah orang yg beriman pada Allah dan rosul Nya, dan Allah janji akan menjauhkan dia dari kejelekan sampai Jumat berikutnya.

Dalam riwayat yg lainnya, "Kalo dibaca sebelum dia berbicara/berucap (kata2 lain), maka Allah akan menjaga agamanya, dunianya, keluarganya dan anak2 nya dan setelah itu bacalah doa ini :

اللهم يا غني يا حميد يا مبدئ يا معيد يا رحيم يا ودود أغنني بحلا لك عن حرامك وطاعتك عن معصيتك وبفضلك عمن سواك   

Allohumma Ya Ghoniyyu Ya Hamid, Ya Mubdi’u Ya Mu’id, Ya Rohimu Ya Wadud, Aghnini bihalalika an haromika, wa bi tho’atika an ma’shiyatika, wa bifadhlika 'amman siwaka.

Ya Allah, Wahai Dzat yg Maha Kaya, Maha Terpuji, Maha Pencipta,  Maha Mengembalikan, Maha Penyayang, Maha Pengasih, Maha penuh Cinta, kami memohon kepada Mu, jadikanlah kami kaya dgn apa yg telah Kau halalkan dari yg Kau haramkan, dan dgn ketaatan pada Mu dari bermaksiat pada Mu, dan karunia Mu dari pihak selain diri Mu."


📕Bughyatul Mustarsyidin, halaman 106, Cet. Darul Kutub 'Ilmiyah.


===

👨‍🏭Adam Mostafa EL Prembuny

#jumat #harijumat #amalan #dzikir #doa

💠Husnudzhon Bila Doamu Belum Dikabulkan

Jangan Khawatir Bila Doa Belum Dikabulkan - Imam Al Jauzi 

Oleh : Adam Mostafa EL Prembuny


Saya (Imam Ibnu al-Jauzi) melihat keanehan ketika seorang mukmin berdoa sama Allah tapi belum juga dikabulkan. Dia mengulang2 doanya sampe sekian lama , tapi gak juga dateng tanda2 jawaban dari Allah . 
Harusnya kan dia tau kalo hal itu adalah cobaan yg butuh kesabaran . Dia gak boleh khawatir selama nunggu terkabulnya doa , karna kekhawatiran itu adalah penyakit yg harus disembuhkan . Saya (Imam Ibnu Al Jauzi) juga pernah ngalamin yg begitu . 

Ketika itu , saya ditimpa musibah maka saya berdoa dgn sungguh2. Tapi gak juga dateng tanda2 jawabannya . Mulailah Iblis nebar perangkap tipu daya. Suatu saat dia berkata dlm bisikan di jiwa saya.

👹 :  "Kedermawanan itu sangatlah luas dan Allah tidaklah kikir, lalu apa artinya kalo jawaban dari doa2 mu malah ditunda sama Allah? " 

👳‍♂️Saya jawab : "Diamlah wahai makhluk yg terkutuk, Aku gak butuh nasehatmu" 
👳‍♂️Saya kemudian merenungkan diri. Kepada jiwa ini saya berkata :  "Hapuslah kegelisahanmu , wahai jiwaku,  Allah tidak menunda kecuali ingin menguji ketabahanmu dlm menghadapi musuhmu (masalahmu) , agar kamu menjadi tangguh." 

💙Jiwa saya berbisik menjawab  " Hiburlah aku yg sedang dirundung duka menunggu terkabulnya doa ini . " 

👳‍♂️Saya menjelaskan bbrp nasihat kepada jiwa saya ini : 

●Pertama , telah tsabit dgn bukti bahwa Allah aza wa jalla sang Maharaja, Raja yg memiliki kekuasaan dan wewenang untuk memberi ataupun tidak memberi. Maka , gak ada alasan buat kita untuk menentang Nya . 

●Kedua , hikmah2 Nya telah tsabit dgn jelas lewat dalil2 yg qoth'i . Mungkin kamu menilai sesuatu itu baik untukmu , tapi sebenernya di balik itu ada hikmah yg gak kamu ketahui . Lihat seorang dokter yg memberikan resep yg gak kamh ketahui hikmahnya, karena secara dzohir, obat adalah pahit . Hal itu bisa kamu bandingin dgn hikmah Allah . 

●Ketiga , bisa aja pengabulan doa ditunda demi suatu maslahat , sementara kalo doa segera dikabulkan malah akan timbul bahaya . Rasulullah pernah bersabda, "Seseorang akan berada dlm kebaikan selama dia gak tergesa2 berkata , saya -berdoa namun tak kunjung dikabulkan- ". 

●Keempat , bisa aja doamu tertolak , wahai jiwaku , karena aib yg kamu simpan dlm dirimu . Mungkin aja dlm makananmu ada sesuatu yg syubhat atau hatimu lalai saat berdoa . Mungkin aja karna kamu gak sungguh2 bertaubat sama Allah , karna gak segera meninggalkan perbuatan dosa . Itulah siksaan yg kamu alami wahai jiwaku. Wahai jiwaku, hendaknya kamu melihat, di mana letak kekuranganmu. " 

●Kelima , yg harus dilakukan olehmu dlm persoalan ini, wahai jiwaku, adalah berusaha memandang segala sesuatu dgn jernih. Mungkin dgn terkabulnya apa yg kamu inginkan malah akan bertambah juga dosa2 mu . Atau bisa jadi, hal itu akan ngurangi derajat amalmu dlm kebaikan , maka dgn gak langsung dikabulkan doa2 mu saat itu, maka akan bermanfaat baik buat kamu . 

●Keenam, wahai jiwaku, mungkin aja apa yg gak engkau capai itu merupakan rahmat agar engkau tetap dekat dgn pintu Nya. Selain itu, keberhasilanmu dikhawatirkan malah akan menjauhkanmu dari pintu harapan kpd Nya , dgn dalil bahwa misalnya kamu gak tertimpa musibah , mungkin engkau gak akan terlalu dekat dgn Nya. " 

Allah Maha tahu apa yg harus dilakukan Nya terhadap para hamba. Gak jarang, pas seorang hamba mendapat nikmat , ia malah sangat disibukkan dgn nikmat itu. Maka, di tengah2 nikmat itu datanglah cobaan yg membuat kamu kembali menuju pintu Nya dan memohon pertolongan kepada Nya . Itu adalah contoh sebuah nikmat yg dibungkus dgn musibah dan cobaan . 

Cobaan yg sebenarnya adalah cobaan yg ngingetin kamu untuk kembali kpd Allah ketika kamu terlalu sibuk dgn apa yg kamu alami . Di situlah kamu akan dapat keindahannya yg tiada tara.


📕Shoidul Khotir, halaman 66-68, Cet. Darul Kutub 'Ilmiyah.

===

👨‍🏭Adam Mostafa EL Prembuny

#muhasabah #doa #terkabul #husnudzhan #sabar


Teks Arab :

لا تجزع إذا تأخرت إجابة الدعاء 
رأيت من البلاء أن المؤمن يدعو فلا يجاب ، فيكرر الدعاء وتطول المدة ، ولا يرى أثراً للإجابة ، فينبغي له أن يعلم أن هذا من البلاء الذي يحتاج إلى الصبر . 
وما يعرض للنفس من الوسواس في تأخير الجـواب مرض يحتاج إلى طب ، ولقد عرض لي من هذا الجنس . فإنه نزلت بي نازلة ، فدعوت ، فلم أر الإجابة ، فأخذ إبليس يجول في حلبات کیده . 
فتارة يقول : الكلام واسع والبخل معدوم ، فما فائدة تأخير الجواب ؟ فقلت له : إخسأ يا لعين ، فما أحتاج إلى تقاضي ، ولا أرضاك وكيلا . 
ثم عدت إلى نفسي فقلت : إياك ومساكنة وسوسته ، فإنه لو لم يكن في تأخير الإجابة إلا أن يبلوك المقدر في محاربة العدو لكفي في الحكمة . قالت : فسلني عن تأخير الإجابة في مثل هذه النازلة . 
فقلت : قد ثبت بالبرهان أن الله عز وجل مالك ، وللمالك التصرف بالمنع والعطاء ، فلا وجه للاعتراض عليه . 
والثاني : أنه قد ثبتت حكمته بالأدلة القاطعة ، فربما رأيت الشيء مصلحة والحكمة لا تقتضيه ، وقد يخفى وجه الحكمة فيما يفعله الطبيب ، من أشياء تؤذي في الظاهـر يقصـد بهـا المصلحة ، فلعل هذا من ذاك . 
والثالث : أنه قد يكون التأخير مصلحة ، والاستعجال مضرة ، وقد قال النبي ﷺ : « لا يزال العبد في خير ما لم يستعجل ، يقول دعوت فلم يستجب لي ». 
: أنه قد يكون امتناع الإجابة لأنة فيك فربما يكون في مأكولك شبهة ، أو قلبك 
الرابع : وقت الدعاء في غفلة ، أو تزاد عقوبتك في منع حاجتك لذنب ما صدقت في التوبة منه . 
فسئل عن تلك الحال فقال : « كان عنـدي منكر ، فمنعني الكلب ، فلمـا عـدت تبت من ذلك ، فكان ما رأيتم » . 
والخامس : أنه ينبغي أن يقع البحث عن مقصودك بهذا المطلوب ، فربما كان في حصوله زيادة إثم ، أو تأخير عن مرتبة خير ، فكان المنع أصلح . 
وقد روي عن بعض السلف أنه كان يسأل الله الغزو ، فهتف به هاتف : « إنك إن غزوت أسرت ، وإن أسرت تنصرت » . 
والسادس : أنه ربما كان فقد ما فقدته سبباً للوقوف على الباب واللجأ وحصـوله سببا للاشتغال به عن المسؤول . 
وهذا الظاهر بدليل أنه لولا هذه النازلة ما رأيناك على باب اللجا . فالحق عز وجل من الخلق اشتغالهم بالبر عنه ، فلذعهم في خلال النعم بعـوارض تدفعهم إلى بابه ، يستغيثون به ، فهذا من النعم في طي البلاء . 
وإنما البلاء المحض ، ما يشغلك عنه ، فأما ما يقيمك بين يديه ، ففيه جمالك.

===

💠Cara Mengetahui Kekurangan Diri - Al Jauzi

Cara Mengetahui Kekurangan Dan Kelemahan Diri Menurut Imam Ibnu Al Jauzi

Oleh : Adam Mostafa EL Prembuny


☆Referensi saya :

📕Thib al Ruhani 
👳‍♂️Imam Abul Faroj Ibnu al Jauzi



CARA MENGENALI KEKURANGAN DIRI SENDIRI

Diri kita ini adalah sesuatu yang sangat dicintai sampe kekurangannya pun gak akan keliatan jelas bagi org yg mencintainya. Di antara manusia ada yg kuat perhatian dan perlawanannya terhadap diri sendiri. 
Diri ditempatkannya pada posisi musuh yg harus dilawan sehingga kekurangannya menjadi nampak jelas.

lyas ibn Mu'awiyah pernah berkata:

"Manusia yg tidak mengenali kekurangan dirinya adalah manusia bodoh." 
Lalu Iyas ditanya seseorang : "Kekuranganmu sendiri apa?" 
Dia menjawab: "Banyak omong."

Iyas paham bahwa kekurangan yg ada pada dirinya adalah suka banyak ngomong. 
Jawaban model begini jarang ada, karna umumnya manusia akan selalu nyembunyiin kekurangan dirinya, tapi bukan berarti dia buta terhadap kekurangannya itu karena manusia yg berakal akan tahu setiap kekurangan yg dia lakukan. Kekurangan yg akan dibahas pengobatannya di sini adalah kekurangan yg bersifat batin atau samar.

Kekurangan yg bersifat batin gak beda kayak penyakit yg karna kesamarannya sulit diketahui oleh seorang dokter. Tapi dokter tetep ngasih resep obat walaupun penyakitnya itu gak menunjukan gejala2 nya. 
Kecintaan menusia terhadap dirinya sendiri akan menghalanginya dari kemampuan melihat kekurangannya yg samar sbg kekurangan yg nyata.

Sebagaimana seorang penyair berkata: "Mata kepuasan akan suram terhadap segala kekurangan, tapi mata kebencian akan awas terhadap setiap kekurangan." 
Sebab ada cerita tentang dua sahabat. Suatu hari, pas mereka akan berpisah, salah seorang bertanya kepada sahabatnya tersebut: 

"Coba bilang padaku, apa kekuranganku?" 
Sahabatnya menjawab: 
"Tanyain aja ke orang lain, karna aku selalu melihatmu dgn mata kesenangan." 
Ada tujuh cara untuk mengetahui kekurangan2 tersembunyi yg tidak terasa sbg kekurangan: 

1. Pertama, pilihlah seorang sahabat yg paling dewasa dan mengerti,  lalu minta sama dia utk jelasin tentang kekurangan2 dirimu, tapi kamu harus nunjukin sikap gembira dan bukan sedih, pas dengarin penjelasannya biar dia merasa nyantai dan terbuka dalam mengungkapkan kekurangan dirimu. 
Katakan padanya: "Bro kalo kamu nyembunyiin sesuatu dariku, brarti kamu juga penipu."

2. Kedua, kamu perhatiin apa yg dikatakan tetangga, saudara, dan semua orang yg berhubungan dgn mu tentang dirimu.

3. Ketiga, perhatiin apa yg dikatakan oleh musuhmu, karna musuh akan selalu memperhatikan kekuranganmu. 
Dari sisi ini seorang musuh dapat memberi manfaat yg tidak dapat diberikan seorang sahabat kepadamu. Hal itu karena musuh akan senantiasa mencari2 dan menyebut2 kekurangan, kalo sahabat biasanya selalu nutup-nutupi. Kalo manusia mengetahui kekurangan melalui musuhnya, dia pasti akan menjauhi kekurangannya itu.

4. Keempat, bayangin perbuatan2 mu terjadi pada orang lain. Maka lakukanlah apa yg dianggap baik dan tinggalkan apa yg dianggap buruk.

5. Kelima, memikirkan akibat dari kekuranganmu sehingga kamu bisa melihat akibat buruk dari suatu keburukan, serta akibat baik dari suatu kebaikan, karena berpikiran yg benar itu suatu kecerdikan.

6. Keenam, perlihatkan amal perbuatanmu kepada orang yg mengerti, tempatkan di atas ukuran syara', dan letakkan di atas timbangan2 keadilan, maka pasti kamu akan dapat melihat mana yg utama dan mana yg hina.

7. Ketujuh, lihatlah para pelaku amal sholih, lalu bandingin amal perbuatanmu dgn amal perbuatan mereka, maka kamu akan melihat bahwa bekas dari kekurangan adalah aib sehingga kamu akan menjauhinya.


📕Thib Al Ruhani lil Imam Ibnu al Jauzi, halaman 53-54, Cet. Maktabah Tsaqofatud Diniyah.


الباب الثالث والعشرون في تعريف الرجل عيوب نفسه 
اعلم أن النفس محبوبة وعيوب المحبوب قد تخفى على المحب ، وفى الناس من يقوى نظره وجهاده للنفس فينزلها منزلة العدو في المخالفة فيظهر له عيوبها . قال إياس بن معاوية « من لم يعرف عيب نفسه فهو أحمق » فقيل له فما عيبك قال « كثرة الكلام ، وهذا أمر نادر والعمل على الغالب ، فإن الغالب أن يخفى الإنسان عيوب نفسه ولسنا نريد لايعرف عيباً فإن العاقل إذا أتى عيباً عرفه ، وإنما غرضنا العيوب الباطنة ، فإنها كالأمراض الباطنة التي لايعلم بها الطبيب فيصف لها دواء ، ولا عليها إمارة ، ومحبة الإنسان لنفسه تمنعه أن يرى العيب الخفى عيباً كما قال أنه الشاعر :
وعين الرضا عن كل عيب كليلة ولكن عين السخط تبدى المساويا 
وقد روى أن رجلاً صحب رجلاً فلما أراد أن يفارقه قال له أخبرني عن عيوبى فقال سل غيرى فإنى كنت أراك بعين الرضا . 
فإن قيل فإذا كانت العيوب باطنة والإنسان لايراها عيوباً فكيف الطريق إلى تعرفها فالجواب إن لذلك سبع طرق : 
الطريق الأول : أن يتخير صديقاً من أعقل مخالطيه ويسأله إبانة
:
مايرى من قبيحة ويعرفه أن ذلك منة منه عليه ، فإذا أخبره ابتهج بما سمع منه ، ولم يظهر له الحزن على ذلك لئلا يقصر في شرح الأمور ، ويقول له متی کتمتنى شيئاً عددتك غاشاً
.
والطريق الثاني : أن يبحث عما يقوله فيه جيرانه وإخوانه ومعاملوه وبماذا يمدحونه أو يذمونه 
والطريق الثالث : أن يتطلع إلى مايقول فيه الأعداء ؛ فإن العدو
،
بحاث عن العيوب ، ومن هذا الوجه ينتفع الإنسان بعدوه ما لا ينتفع بصديقه لأن العدو يذكر النقص والصديق يستر الخلل ، فإذا عرف الإنسان من طريق عدوه نقصه اجتنبه 
والطريق الرابع : أن يصور أفعاله في غيره ثم يستعمل منها مايستحسن ويترك مايستقبح 
والطريق الخامس : أن يعمل فكره في عواقب خلاله وثمراتها فيرى عيب العيب وحسن الحسن ، فإن الفكر الصادق نافذ .
.
والطريق السادس : أن يعرض أعماله على محك الشرع ويريها نافذ العقل ويضعها في موازين العدل ، فإنه يرى الأرجح والأدون 
والطريق السابع : أن ينظر في سير العاملين ثم يقيس أفعاله بأفعالهم فيرى حينئذ أن آثار النقص عيب فيجتنبه فضلاً عن فعل القبيح

📕Thib al Ruhani


●●●

💠Makna Dan Nasehat Kemerdekaan

Makna dan Nasehat Kemerdekaan - Spesial HUT RI 

Oleh : Adam Mostafa EL Prembuny


Nasihat Syaikh Musthofa al-Ghalayini :

Sesungguhnya setiap bangsa itu memiliki waktu kematian , dan kematian setiap umat ini adalah hari lenyapnya kemerdekaan umat atau bangsa itu sendiri . 
Kemerdekaan adalah karunia nya Allah , Tuhan Yang Maha Pencipta kpd makhluk Nya , yg diharapkan makhluk itu bisa memanfaatkan dgn baik untuk dirinya sendiri dan orang lain . 
Hurriyyah (kemerdekaan) dlm bahasa , berarti " pembebasan dari segala ikatan .Al Hurru ( orang yg merdeka) adalah lawan dari Al ' Abdu ( hamba/budak) , sebab dia bebas dari ikatan perbudakan . Al Hurru juga berarti "Pilihan" . Bisa berarti " baik " , jika digabung dgn kata "Ath Thin" atau "Ar Romlu" . Romlatun Hurrun artinya " Pasir yg bagus ditanami ". Ardhum Hurrun artinya "tanah yg bagus " . 

Dari penjelasan makna kata Al Hurriyyah tersebut , bisa dipahami bahwa kata Al Hurriyyah menunjukkan pengertian suci , bersih , bagus dan sesuatu yg murni sesuatu dari hal2 yg mengotori dan menodainya . 
Orang yg merdeka adalah orang yg murni pendidikannya , bersih jiwanya , berpegang teguh pada sifat2 terpuji , menjauhkan diri dari sifat2 tercela , melepaskan diri dari segala bentuk ikatan perbudakan dan melaksanakan kewajiban yg menjadi kewajibannya.

Sesungguhnya manusia diciptakan oleh Allah bukan untuk jadi budak atau hambanya orang lain . Tidak untuk jadi bola yg bisa ditendang ke sana kemari semau gue , dijadiin permainan para penguasa , dipermainkan oleh nafsu jahat kaum bangsawan. Tetapi, manusia diciptakan oleh Allah agar dia bekerja dan beramal , baik secara individu atau bersama , sesuai hukum Allah yg berlaku , yakni kebebasan/kemerdekaan.

Anugerah Allah yg besar berupa kemerdekaan ini gak akan dicabut oleh Allah kecuali disebabkan oleh rusaknya jiwa dan mental mereka yg dibuat oleh orang2 yg dzolim . Mereka yg dzolim itu gak akan mbiarin org2 yg dijajah bisa mencurahkan hatinya dgn ilmu pengetahuan . Soalnya mereka tau, bahwa ilmu pengetahuan yg benar itu justru akan menunjukkan kpd mereka utk mengetahui hak2 yg mereka punya.

Ilmu yg benar itu ibarat percikan api yg mengobarkan cita2 utk membebaskan diri dlm jiwa mereka dan membuat orang yg berakal menjadi peka pas mereka diperalat oleh kekuasaan yg bertindak sewenang2. 
Sayidina Umar bin Khotob bertanya kpd 'Amr bin Ash (gubernur Mesir) , ketika anaknya 'Amr berani mukulin seorang warga Mesir.

متى استعبدتم الناس وقد ولدتهم أمهاتهم أحرارا 

"Sejak kapan engkau memperbudak orang2 yg dilahirkan oleh ibu-ibu mereka dlm keadaan bebas? 
Ingat , seseorang itu belum bisa dianggap merdeka , kecuali kalo :

1.  Jiwanya udah mendapatkan pendidikan yg sempurna,
2. Tumbuh dlm hatinya tekad yg keras , memiliki ilmu yg ngga sedikit lalu berani membebaskan diri dari cengkeraman orang yg menguasainya dgn kekuatan dan kesungguhan . 
Buat siapapun yg belum bisa seperti itu , maka orang itu belom bisa dikatakan sbg orang yg merdeka, soalnya antara dia dan kebebasan masih terhalang oleh hamparan hutan lebat yg sangat mengerikan. 


Gak bisa disebut orang merdeka yakni : 

1. Orang yg menjadikan kemerdekaan sebagai kesempatan melakukan perbuatan yang hina,
2. Jalan menuju kerusakan , atau menjadikannya pedang untuk melenyapkan sikap menahan diri.
3. Menggunakannya sbg tombak untuk menusuk sifat2 keutamaan atau memanfaatkannya sbg anak panah untuk merusak kehormatan orang . 
Bukanlah kemerdekaan , jika perbuatan seseorang bisa bikin bahaya utk dirinya sendiri dan orang lain , misalnya menghamburkan harta , melecehkan sifat kemanusiaan, melakukan perbuatan mungkar , melakukan pengerusakan tatanan masyarakat dgn perbuatan2 yg nyakitin hati orang lain, ngadu domba , ngomongin org, bermusuhan dan perbuatan buruk lainnya yg gak sesuai dgn akhlak mulia.

Sebenarnya , banyak orang yg ngaku sbg orang merdeka , tapi masih memakai pakaian budak , dia menjadi tawanan nafsunya , budak pemimpin atau penguasa , dan budak hawa nafsu amarah , yg mendorongnya berbuat kerusakan , selalu melakukannya. Jika nafsu amarah itu mempengaruhinya agar gemar memfitnah dan mengancam orang lain , maka dgn cepat itu akan terpenuhi perbuatannya.

Tapi kalo akal sehatnya mendorongnya untuk mengerjakan hal2 yg dapat menghidupkan nya , dan orang yg tajam pikirannya menganjurkan agar melakukan sesuatu yg dapat mengangkat derajatnya serta kalo para pahlawan mengajaknya agar bangkit bersama rakyat dan mendukungnya . 
Maka, dia pasti akan berpura2 gak ndengerin seruan itu , atau bahkan dia malah ambil sikap bermusuhan dgn orang yg menyerukan hal baik tersebut . Kemudian dia mengklaim dirinya sbg orang yg merdeka .

Kemanusiaan dan kebebasan gak lain adalah dua faktor utama , kemakmuran dan dua unsur pokok kehidupan masyarakat yg harmonis . Bangsa mana pun yg ingin mencapai puncak peradaban yg tinggi dan kemakmuran yg merata , maka harus bekerja keras mendidik setiap warganya utk memahami arti kebebasan dan kemerdekaan yg sebenarnya , harus mengajarkan kpd putra putrinya dgn nilai2 luhur bangsa yg bersih dan murni.

Wahai generasi muda , bangkitkan perjuangan untuk mencapai kemerdekaan yg sejati , yg bebas dari campur tangan orang2 munafik dan para pengkhianat , karena kemerdekaan yg murni itulah jalan satu-satunya utk mencapai kejayaan . Kemerdekaan yg sejati adalah jalan menuju kehidupan yg bahagia .


📕'Idzhotun Nasyi `in, halaman 83 - 86, Cet. Darul Mi'roj.



===

👨‍🏭Adam Mostafa EL Prembuny

#nasihat #merdeka #kemerdekaan #bersyukur

Teks Arab :

الحرية 
إن للأمم آجالا . وأجل كل أمة يوم تفقد حريتها . الخزية هبة من الخالق للمخلـوق ، يصرفها فيما يعود على نفسه وعلى غيره بالسعادة والخيرة . وتدل في اللغة على معنى الخلـوص ؛ فالخر خلاف العبد ، لخلوصه من الزق . وخز كل شيء خياره . والخر من الطين والزمل هو الطيب منهما . وزملـة خرة ، أي صالحـة للإنبات . وخز كل أرض أطيبها . 
فأنت تـرى أن هذه المادة تدل على الظهـارة والجودة وخلوص الشيء مما يكدر صفاءة وجودته . 
والخرُ ـ بالمعنى المدني الصحيح ـ من كان خالص التربية ، نقي النفس ، متمسكا بالفضائل ، نافرًا من الرذائل ، كاسرا عنه قيود العبودية ، عاملا بما يطلبه منه الواجب . 
الآجال : جمع أجل ، وهو مدة الشيء ووقته الذي يحل فيه وينتهي إليه . الجودة بضم الجيم : الصلاح .
○ 
إن الانسـان لم يخلق ليكون عبد غيـره ، ولا ليكون كرة تتقاذفهـا الأهواء ، وتعمـل على تحريكها أيـدي الزعماء  ، وتصرفها حسب رغائبها نفوس الكبراء ؛ بل خلق ليعمل منفردا ومجتمعا بمقتضى الشئة الإلهية العامة ، وهي الحرية . ولم تُسلب هذه النعمة الربانية الكبرى من كثير من الناس إلا بسبب ما أفشـده الظالمون من نفوسـهم ؛ فلم يدعوا إلى تنوير أذهانهم بالعلم سبيلا ؛ لأن الظالميـن يعلمون يقينـا أن العلم الصحيح يهدي إلى معرفة الحقوق ؛ فهو الشرارة التي توقد في النفوس الهمم ؛ وتربأ بالعاقل أن يكون آلة تديرها المحركات الاستبدادية . 
وقد قال عمر بن الخطاب لعمرو بن العاص ، يوم ضرب ولده القبطي : « متى استعبدتم الناس ، وقد ولدتهم أمهاتهم أحرارا ! » . ألا إن الخر لا يكون خرا إلا إذا تهذبت نفسـه ، ونمت فيها ملكة الإرادة ، وحظي من العلم الصحيح بحظ غير قليل ؛ ثم أقدم على تحرير نفسه من ربق من يملكها بالقوة والجبروت . فمن 

لم يكن كذلك فقد شسعت بينه وبين الحرية المساوف ؛ وكان بينهما مفاوز جمة المخاوف  . 
ليس بالخر من اتخذ الحرية عنوانا للرذائل ، وطريقا للمفاسد ، وسيفا يجتاب به أردية العفة ، ورمخا يطعن به الفضيلة ، وسهما يمزق أعراض الناس . 
وليس من الحرية أن يفعل الإنسـان ما يضر به وبغيره : من إسراف في الأموال ، وإضاعة للإنسانية ، وإباحـة للمنكرات ، وسعي في إفساد الهيئة الاجتماعية ، بما يأتيه من ضروب الإيذاء والنّميمة والغيبة والعدوان ، وغير ذلك من نقائص الأخلاق . 
إن كثيرا من النـاس يدعي الحرية ، وقد لبـس لبوس العبودية . فهو أسير لشهواته ، عبد لزعمائه وأمرائه ، مملوك لنفسه الأمارة ؛ تدفعـه إلى الموبقات فيجيب ؛ وتخفزة إلى الشـعاية بغيره والضرر به ، فيهـرع إلى تلبيتها . وإن دعاة داعي العقل 
○ 
إلى ما يحييه ، وأهات به حـادي الوجدان إلى ما يعليه ، وناداه منادي الشهامة إلى ما ينهض بشعبه ويقويه ، تصام عن النداء ، أو سلك طريق المراء  . ثم هو بعد ذلك يدعي أنه إنسان خر . وما الإنسانية والحرية إلا عاملان للعمران ، وركنان للاجتماع . أية أمة أرادت أن تكون في ذروة من الحضارة سـامية ، ومكانة من السعادة عالية ، فعليها أن تربي أفرادها على الحرية الصحيحة ، وتغذي أبناءها بدرها  . الظهور الخالص . 
فانهضوا ، أيها الناشئون ، إلى الحرية الخالصة ، الخالية من شوائب المدلسين  ؛ فإنها سبيل النجاح ؛ وهي الحياة الشعيدة . 

===

💠Mengapa Perlu Mengucapkan Insyallah?

Kenapa Kita Diharuskan Mengucapkan Insyallah? Bagaimana Hukumnya?

Oleh : Adam Mostafa EL Prembuny


Seorang muslim mengucapkan "Insya Allah" untuk menunjukkan ketundukan, kerendahan hati, dan pengakuan bahwa segala sesuatu terjadi atas izin Allah. 
Ini adalah bentuk tauhid dan tawakal saat berjanji atau merencanakan masa depan, menghindari sikap sombong, serta wujud adab. 

Syaikh Dr. Mutawalli asy-Sya'rawi menjelaskan dalam kitabnya, mengapa kita mesti mengucapkan kalimat ini ketika berjanji atau merencanakan sesuatu.

س : تتردد كلمة ( إن شاء الله ) على ألسنة الناس اتباعاً للقرآن دون أن يفقهوها فقهـا يجعلها عبـادة ذات نتيجـة حاسمة تعـمر القلب بالإيمان . . فما هو فقه هذه الكلمة ؟ 
جـ : الأمر بهذه الكلمة جاء في قوله تعالى : ﴿ولا تقولن لشيء إني فاعل ذلك غدا * إلا أن يشاء الله فالكلام على الغد ، وما دام غدا فهو مستقبل ، وما دام الحديث عن المستقبل فأنت محجوز عنه بحاجز زمان المستقبل : فلا تستطيع أن تحكم به ، ولا تقول أنا أفعل ذلك غدا إلا أن قلت مع ذلك : ( إلا أن يشاء الله . لماذا ؟ لأن الحادث بالنسبة لنا يحتاج إلى عناصر . 
العنصـر الأول : الفاعل . العنصر الثاني : المفعول . العنصر الثالث : زمان ومكان الحديث ، العنصر الرابع : السبب ، العنصر الخامس : القوة اللازمة لتنفيذ هذه الاشـيـاء هذه عنـاصـر الحـدث عندنا ، هذه هي العناصر . . فإذا قلت : أنا أذهب غدا إلى فلان لأكلمه في كذا . فأي نصر من هذه العناصر يملكه الإنسان ؟ 
أذن لا يوجد حدث الا بفاعل ومفعول يقع عليه الحدث وزمان يحصل فيه الحدث . 
إنه لا يملك نفسه فاعلا أن يظل إلى غد ، ولا يملك المفعول الذي يقابله غدا أن يصل إلى غد ، ولا يمكن أن يتصرف في الزمان والمكان أو يظل إلى غد ، وهب أن السبـب موجـود مع كل هذه الأسبـاب موجود : الفاعل والمفعول والزمن والمكان وكل شيء ، هل أضمن اللقاء ؟ 
إذن فأنا لا أملك عنصر من عناصر الحدث ، ولذلك وجب أن أردها إلى من يملكها ، فأقول : أنا أفعل غدا كذا إن شاء الله . 

"Soal : Kenapa orang-orang mengucapkan Insyallah? Apa maksud sebenarnya dari kata tersebut?

Jawab : Segala sesuatu yg menyangkut " nanti atau besok " , masuk dlm pengertian "Akan datang/future" . Selama menyangkut yg "Akan datang" , manusia gak bisa mastiin kecuali jika dikehendaki oleh Allah.

Firman Allah Ta'ala :

"Dan jangan sekali - kali kamu mengatakan tentang sesuatu , ' Sesungguhnya aku akan mengerjakan itu besok pagi , kecuali (dgn menyebut) Insya Allah." 
📚Al Kahfi : 23-24.

Sesuatu yg berhubungan dgn hal yg akan datang, terdiri dari lima Unsur :

Pertama : pelaku (subjek) . 
Kedua : yang diperlakukan (objek) . 
Ketiga : waktu dan tempat kejadian . 
Keempat : sebab musabab (asal-usul).
Kelima : kekuatan dan kemampuan yg diperlukan untuk melaksanakan nya. 
Kalo ada orang bilang , "Besok saya akan pergi ke tempat A, jam sekian, untuk membicarakan masalah B." 
Orang itu gak punya jaminan kalau dia bakal tetep hidup sampe besok . Begitu juga yg akan ditemuinya. Kalo dia besoknya bisa pergi , mungkin waktunya gak tepat , atau tempatnya berubah atau mungkin besoknya orang itu berhalangan ntah secara fisik atau mental ,atau juga berubah niat untuk melaksanakannya.

Jadi manusia gak berkuasa dlm menentukan kelima unsur itu. Semuanya dikembalikan kpd Sang Pengaturnya , yaitu Allah Yang Mahakuasa . Manusia harus menurut perintah - Nya , dgn mengucapkan kata "Insya Allah (apabila Allah menghendaki )" . Sebab bila Dia tidak menghendaki , pasti rencana itu gagal ."

📕Anta Tas`alu wal Islamu Yujibu, halaman 131-132, Cet. Darul Quds.

=

Para ulama membawa larangan dalam surat Al Kahfi ayat 23 tersebut kepada hukum Makruh. Maka dianjurkan mengucapkan "Insyaallah", tidak sampai Wajib.

▪︎ Imam Ibnu Muflih al Hanbali mengatakan:

وتعليق الخبر فيها بمشيئة الله مستحب 
“Memberikan tambahan kata ‘insyaallah’ dalam memberikan kabar, hukumnya mustahab (dianjurkan)”. 

📕Adab asy-Syar’iyyah, juz 1 halaman 33. 


▪︎ Imam An Nawawi mengatakan:

يستحب للإنسان إذا قال سأفعل كذا أن يقول: إن شاء الله تعالى على جهة التبرك والامتثال 

“Dianjurkan bagi seseorang ketika mengucapkan: saya akan lakukan ini dan itu, untuk menambahkan kata ‘insyaallah taala’. Dalam rangka untuk tabaruk dan menaati perintah Allah”.

📕Al-Minhaj Syarah Shahih Muslim, juz 11 halaman 118.

=

▪︎ Al Habib al 'Allamah Muhammad Quraish Shihab mengatakan, pada hakikatnya ucapan "Insya Allah" bukan berarti baru akan mengusahakan jika Allah SWT menghendaki. Namun, "Insya Allah" diucapkan setelah menanamkan dlm diri untuk bertekad melakukannya atau mewujudkannya, tapi tetap sadar bahwa keberhasilan upaya tersebut tergantung pada kehendak Allah SWT.

"Jadi, kalau istilahnya ulama-ulama itu "li tabarruk" untuk mendapat keberkahan saja. Bukan menjadikan syarat untuk melakukan kegiatan," ucap Pendiri Pusat Studi Al Qur'an tersebut seperti dikutip dari Shihab & Shihab Edisi Ramadhan.

Beliau menjelaskan, kata "Insyallah" tidak boleh diucapkan dgn maksud menggantungkan kegiatan itu kpd Allah tanpa melakukan usaha apapun alias gak ngapa-ngapain.

Lebih lanjut beliau berpesan agar sering mengucapkan la hawla wa la quwwata illa billah (tidak ada kekuasaan, kemampuan untuk mewujudkan sesuatu atau menghindar dari sesuatu, kecuali dgn Allah).

===

👨‍🏭Adam Mostafa EL Prembuny

#insyallah #rencana #kehendak #berjanji #taqdir

🔰 Petunjuk Tema & Isi Konten

  • 🔷️ Aqidah & Filsafat : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan ilmu kalam, teologi, pemikiran, mantiq, dan filsafat.
  • 🔷️Al-Quran & Tafsir : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan suatu ayat dan tafsirnya, serta ilmu tentang Al-Quran.
  • 🔷️ Fiqih & Syari'ah : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan ilmu fiqih, ibadah, muamalah, munakahat, dan jinayah.
  • 🔷️Hadits & Syarah : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan suatu hadits dan syarahnya, serta ilmu tentang hadits.
  • 🔷️Khazanah & Sains : Memuat tulisan-tulisan tentang keajaiban sains, khazanah keislaman, dan ilmu pengetahuan umum.
  • 🔷️Lughoh & Nahwu : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan ilmu bahasa seperti mufrodat, nahwu, shorof, balaghoh
  • 🔷️Sejarah & Kisah : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan sejarah Islam & dunia, serta kisah para Nabi dan Ulama.
  • 🔷️Medis & Kesehatan : Memuat tulisan-tulisan pembahasan tentang obat, gizi, kesehatan, penyakit, dan seputar medis.
  • 🔷️Psikologi & Relasi : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan ilmu psikologi, romansa, parenting, dan relasi sosial.
  • 🔷️Tajwid & Tahsin : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan tajwid, makhroj, sifat huruf, qiraah, tahsin dan tilawah Al-Qur`an.
  • 🔷️Tasawuf & Mau'idzoh : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan ilmu akhlaq, pensucian jiwa, dakwah dan nasihat moral.
  • 🔷️Qamus Istilah Umum : Memuat tulisan-tulisan tentang ta'rifat, definisi, makna, serta pengertian suatu kata dan kalimat.