Kamis, 05 Februari 2026

 Ada 6 Jenis Keringanan (takhfif) Dalam Syariat



Syaikhul Imam 'Izzudin bin Abdil Aziz bin 'Abdissalam dalam kitabnya, beliau menuliskan pembagian rukhsoh berdasarkan jenisnya :


~


1️⃣. Takhfif isqoth, yaitu keringanan berupa pengguguran. Hukumnya menjadi tidak wajib, seperti tidak wajib sholat jumat, haji dan umroh bagi yang punya udzur yang telah diketahui. 


▪︎[Contoh Udzur : Tidak mampu secara fisik ataupun finansial, sedang haid ataupun nifas]


2️⃣. Takhfif tanqish, yaitu keringanan berupa pengurangan. Contohnya,


1. Sholat qoshor dua rakaat;  

2. Mengurangi perbuatan sholat yang tidak mampu dilakukan oleh orang sakit, seperti rukuk, sujud, dan lain-lain sebatas kemudahan darinya.


3️⃣. Takhfif ibdal, yaitu keringanan berupa penggantian. Contohnya,


1. Wudhu dan mandi wajib diganti dengan tayamum; 

2. Berdiri ketika sholat diganti dengan duduk; 

3. Yang tidak sanggup duduk diganti dengan berbaring; 

4. Yang tidak sanggup berbaring diganti dengan menggerakkan tangan; 

5. Mengganti hukuman dengan berpuasa; 

6. Mengganti puasa dengan memberi makan bagi orang tua sepuh yang tidak sanggup berpuasa;

7. Mengganti sebagian kewajiban haji dan umroh dengan kafarot.


4️⃣. Takhfif taqdim, yaitu keringanan dengan cara didahulukan. Contohnya,


1. Menjamak taqdim ashar pada dzuhur;

2. Jamak taqdim isya pada magrib pada saat Safar dan saat terjebak hujan lebat;

3. Mendahulukan mengeluarkan zakat sebelum haul (batas waktu 1 tahun);

4. Membayar kafarot bagi yang melanggar sumpah.


5️⃣. Takhfif ta'khir, yaitu keringanan dengan cara diakhirkan. Contohnya,


1. Sholat jamak ta'khir;

2. Mengakhirkan puasa Romadhon di bulan berikutnya.


6️⃣. Takhfif tarkhish, yaitu keringanan karena rukhshoh. Contohnya,


1. Sholatnya orang yang bertayamum dengan kondisi berhadats;

2. Sholatnya orang yang bersuci dengan air sisa embun;

3. Memakan sesuatu yang najis untuk pengobatan;

4. Minum khomer saat kondisi darurat;

5. Mengucapkan kata-kata kufur karena mendapat tekanan (berupa ancaman keselamatan).


~


📕Qowa'idil Ahkam fi Ishlahil Anam (Qowa'idul Kubro), juz 2 halaman 12, Cet. Darul Qolam


Rukhsoh bisa disebut juga sebagai takhfif.

Perbedaan takhfif dan rukhsoh, takhfif adalah jenis keringanan nya, sedangkan rukhsoh adalah hukum yang berubah menjadi lebih mudah karena adanya udzur, namun hukum asal tetap berlaku bagi mukallaf yang tidak mengalami udzur.


Dalam kitab Asybah wan Nadzhoir halaman 82, Cet. DKI, karya Imam As Suyuthi, ada tambahan lagi yang disebutkan oleh Imam al 'Alaa-i, untuk yang ke 7️⃣, yakni Takhfif Taghyir (mengubah). Misalnya,


 1. Perubahan bentuk gerakan sholat menjadi lebih simpel, akibat rasa khawatir. 


▪︎[Misalnya sholat ketika sedang berperang, khawatir diserang musuh secara dadakan, maka ada beberapa gerakan sholat yang diubah agar menjadi ringkas, efisien dan aman].


○○○


وهي أنواع :


فصل في بيان تخفيفات الشرع

(منها) تخفيف الإسقاط : كإسقاط الجمعات والصوم والحج والعمرة

بأعذار معروفات .

(ومنها) تخفيف التنقيص : كقصر الصلوات، وتنقيص ما عجز عنه المريض من أفعال الصلوات كتنقيص الركوع والسجود وغيرهما إلى القدر الميسور من ذلك.

(ومنها) تخفيف الإبدال : كإبدال الوضوء والغسل بالتيمم، وإبدال

القيام في الصلاة بالقعود والقعود بالاضطجاع والاضطجاع بالإيماء وإبدال العتق بالصوم، وإبدال الصيام بالإطعام في حق الشيخ الكبير الذي يشق عليه الصيام، وكإبدال بعض واجبات الحج والعمرة بالكفارات عند قيام الأعذار .

(ومنها) تخفيف التقديم : كتقديم العصر إلى الظهر، والعشاء إلى المغرب في السفر والمطر، وكتقديم الزكاة على حولها، والكفارة على حنثها .

(ومنها) تخفيف التأخير : كتأخير الظهر إلى العصر، والمغرب إلى العشاء، ورمضان إلى ما بعده.

(ومنها) تخفيف الترخيص : كصلاة المتيمم مع الحدث، وصلاة المُسْتَجْمِر مع فضلة النجو، وكأكل النجاسات للمداواة، وشرب الخمر للغصة، والتلفظ بكلمة الكفر عند الإكراه. ويُعبر عن هذا بالإطلاق مع قيام المانع، أو بالإباحة مع قيام الحاظر .


●●●


👨‍🏭Adam Mostafa EL Prembuny

 Berapa Jumlah Kosakata Bahasa Arab dan Berapa Jumlah Kata Serapannya Ke Bahasa Indonesia? 


☆ 


Seorang Ulama sekaligus Sejarawan asal Irak, Syaikh Jawad 'Ali al 'Iroqi, beliau menyebutkan bahwa jumlah kosa kata Arab mencapai 12,3 juta. Lebih tepatnya 12.305.052 kata. Ini menjadikan bahasa Arab sebagai bahasa dengan kosakata terkaya dalam sejarah.


Berikut penjelasan beliau dalam kitabnya : 


~


واللغة العربية اليوم، هي من أعظم اللغات السامية الباقية، بكثرة من يتكلم ويكتب بها، وبكثرة ما ألف ودون بها. وهي تستعمل اليوم قلمًا اشتق من قلم سامي شمالي، وكان لها في الماضي قلم قديم كان مستعملًا عند العرب من أيام ما قبل الميلاد إلى ظهور الإسلام، مات بسبب اتخاذ الإسلام القلم الجزم قلمًا للوحي، دون به القرآن الكريم، فصار بذلك القلم الشرعي الرسمي، وأمات بذلك الأقلام الجاهلية الأخرى المشتقة من القلم "المسند".


"Saat ini, bahasa Arab termasuk bahasa Semit terbesar yang masih ada, dengan banyaknya orang yg berbicara dan menulis dengannya, dan banyak yang mengarang dan menyusun buku dengan bahasa tersebut. 


Bahasa Arab hari ini menggunakan aksara yang berasal dari aksara Semit utara. Pada zaman dahulu, bahasa arab memiliki aksara kuno yang digunakan oleh orang-orang Arab sejak zaman sebelum Masehi hingga munculnya Islam. Aksara tersebut sudah punah karena Islam mengambil aksara yang baku sebagai penulisan untuk wahyu yang digunakan untuk menulis ayat-ayat Al-Qur'an, sehingga menjadi penulisan resmi yang sah,

Hal ini memusnahkan aksara jahiliyah lainnya yang berasal dari aksara "al-Musnad”.


ونجد في المعاجم اللغوية مئات الألوف من الألفاظ المعبرة عن معان، وقد قدر بعض العلماء عدد ألفاظ العربية بنحو من "١٢٣٠٥٠٥٢" كلمة٣. ويعود سبب غناها في الألفاظ إلى كثرة وجود المترادفات فيها، التي هي من بقايا لغات قبائل، وإلى خاصية جذور الكلم فيها في توليد الألفاظ الجديدة بتحريك هذه الجذور. 


📕جواد علي العراقي : المفصل في تاريخ العرب قبل الإسلام 


"Kita menemukan dalam kamus lughoh ratusan ribu kata yang mengungkapkan makna. Dan sebagian Ulama memperkirakan jumlah kata dalam bahasa Arab sekitar 12.305.052 (dua belas juta tiga ratus lima ribu lima puluh dua) kata. 


Penyebab dari kekayaan kata bahasa arab ini adalah karena banyaknya sinonim di dalamnya, yang merupakan warisan dari bahasa kabilah-kabilah di Arab, dan karakteristik akar katanya dalam menghasilkan kata-kata baru dengan memindahkan akar-akar kata tersebut." 



📕Al Mufasholu fi Tarikhil 'Arob Qoblal Islam, Juz 8 halaman 535, Cet. Sa'adat Jami'ah Baghdad Ala Thob'i wan Nasyri.


===


🔹️Inilah salah satu keistimewaan bahasa Arab, yakni mampu menciptakan kosa kata baru dengan makna yang berbeda-beda, dan selalu berkembang lebih banyak dibandingkan bahasa lainnya.  Bahasa Arab memiliki banyak kosakata karena punya beragam akar kata dan adanya kata-kata dengan bentuk yang mirip tapi memiliki makna yang berbeda.  Kosakata dalam bahasa Arab disebut mufrodat dan terbagi menjadi 3 yaitu : Isim (k. benda), Fi'il (k. kerja), dan Harf (huruf). 


Menurut lembaga Pusat Pengembangan dan Perlindungan Bahasa dan Sastra, jumlah kosakata dalam bahasa Indonesia yang telah tercatat dalam buku 📘KBBI edisi ke 5, sekitar 127.036 bentuk kata. 


Sedangkan bahasa Inggris dalam buku kamus 📘Oxford English Dictionary, memiliki 273.000 kata utama ; 171.476 di antaranya masih digunakan saat ini, 47.156 kata yang sudah tidak digunakan lagi , dan sekitar 9.500 kata turunan disertakan sebagai sub-entri.  Kamus ini berisi 157.000 kombinasi dan turunan, dan 169.000 frasa dan kombinasi, sehingga total jumlahnya lebih dari 600.000 bentuk kata.


🔹️Serapan Bahasa Arab dalam Bahasa Indonesia


Menurut Badan Pengembangan Bahasa & Perbukuan" di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, jumlah kosakata serapan Arab yang ada dalam bahasa Indonesia berjumlah 1495 kata.


Kata-kata serapan bahasa Arab dalam bahasa Indonesia bisa dibagi jadi 4 macam, yaitu: 


1. Kata yang ucapan dan maknanya masih sama.

Contoh : Abadi أبدي , Wajib وجب , Musibah مصيبة , Hakim حاكم , Maut موت , Daftar دفتر , Halal حلال


2. Kata yang ucapannya berubah, tapi maknanya tetap.

Contoh : Lafal لفظ , Rezeki رزق , Sekarat سكرة , Kabar خبر , Senin إسنين , Rabu أربعاء , Mungkin يمكن


3. Kata yang ucapan sama, tapi maknanya berubah.

Contoh : Kalimat كلمة, Siasat سياسة , Ahli أهل 


4. Kata yang ucapan dan maknanya berubah.

Contoh : Perlu فرض , Petuah فتوى , Laskar عسكر , Logat لهجة , Naskah نسخة


===


#kamus #arab #kamusarab #kosakata #serapan #islam #alquran #faedah #khazanah #sejarah #algoritma #up #news #kitab #rekomendasi


👨‍🏭Adam Mostafa EL Prembuny

 Boleh Menggabungkan Niat Mandi Sunnah Jumat dengan Niat Mandi Junub, Tapi Lebih Utama Mandi Junub Dahulu Baru Mandi Sunnah. 


☆ 


Syaikh Zainuddin al Malibari dalam kitabnya, beliau menuliskan : 


لو اغتسل لجنابة ونحو جمعة بنيتهما حصلا وإن كان الأفضل إفراد كل بغسل 


Apabila seseorang mandi junub dan semisal mandi Jumat dengan diniati keduanya, maka tercapailah keduanya, walaupun lebih utama adalah menyendirikan masing-masing mandi tersebut


📕Fathul Mu’in 


Syaikh Abu Bakar Syatho’ ad Dimyathi dalam kitabnya, beliau menjelaskan : 


(قوله حصلا) أي حصل غسلهما كما لو نوى الفرض وتحية المسجد  ( قوله وإن كان الأفضل إلخ ) غاية للحصول  وقوله إفراد كل بغسل قال ع ش قال في البحر والأكمل أن يغتسل للجنابة ثم للجمعة ذكره أصحابنا. 


Perkataan Syaikh Zainuddin al Malibari, “maka hasil-lah keduanya”, ~maksudnya hasil kedua mandi itu Sah sebagaimana permasalahan niat sholat fardhu sekaligus niat untuk tahiyyatul masjid. 

Ucapan Beliau, "meski yang lebih utama adalah menyendirikan masing-masing, ini adalah puncak ke-sah-annya. 


Syaikh (ع ش) 'Ali Syibromalisi berkata, Imam ar Ruyani berkata dalam kitab Al Bahrul Madzhab : 


Yang lebih sempurna adalah mandi junub terlebih dahulu, baru kemudian mandi Jumat. Demikian disebutkan oleh para ashab kami. 


~


📕Hasyiyah I’anatuth Tholibin Syarah Fathul Mu'in, juz 1, halaman 96, Cet. Darul Fikr


===


FB Adam Mostafa EL Prembuny


#Mandijumat #mandisunnah #mandiwajib #mandijunub #mandi #niat #sah #sholatjumat #harijumat #sunnah #wajib #fiqih

 Lebih Utama Fardhu Ain atau Fardhu Kifayah?

⬇️


Syaikhul Islam Zakariya Al Anshari dalam kitab

غاية الوصول إلى شرح لب الأصول

yang tercetak pada halaman 193 – 194 penerbit Darul Fath sebagai berikut :


والأصح أنه دون فرض العين


Pendapat yang kuat (al ashoh, الأصح) dalam madzhab Imam Asy Syafi’i adalah fardhu kifayah levelnya di bawah fardhu ain.


أي : فرض العين أفضل منه كما نقله الشهاب ابن العماد عن الشافعي رضي الله عنه. قال ونقله عنه القاضي أبو الطيب، وذلك لشدة اعتناء الشارع به بقصد حصوله من كل مكلف في الأغلب


Maknanya: FARDHU AIN LEBIH UTAMA DARI FARDHU KIFAYAH sebagaimana dinukil oleh Asy Syihab Ibn Imad dari Imam Asy Syafi’i -semoga Allah meridhoinya-. Juga dinukil oleh Qadhi Abu Thayyib dari Imam Asy Syafi’i. Hal ini karena kuatnya perhatian Asy Syari (Allah SWT) ditandai dengan tuntutan agar fardhu ain ini dilaksanakan oleh setiap mukallaf.


ويدل له تعليل الأصحاب تبعا للإمام الشافعي كراهة قطع طواف الفرض لصلاة الجنازة بأنه لا يحسن ترك فرض العين لفرض الكفاية


Keutamaan fardhu ain juga ditunjukkan dari illah hukum yang disampaikan oleh Ashab ulama-ulama Syafiiyah -yang tentu saja mengikuti Imam Asy Syafi’i- bahwa makruh hukumnya memutus thawaf fardhu untuk melaksanakan shalat jenazah karena meninggalkan fardhu ain untuk melaksanakan fardhu kifayah bukan sesuatu yang bagus (bukan sesuatu yang baik, لا يحسن).


Ini adalah pendapat dan alasan yang dikemukakan oleh pihak pertama dimana pendapat inilah yang terkuat.


وقال إمام الحرمين وغيره فرض الكفاية أفضل لأنه يصان بقيام البعض به جميع المكلفين عن إثمهم المترتب على تركهم له وفرض العين إنما يصان بالقيام به عن الإثم الفاعل فقط


Adapun Imam Al Haramain dan ulama lainnya menyatakan bahwa FARDHU KIFAYAH LEBIH UTAMA DARI FARDHU AIN, karena sebab ditunaikannya fardhu kifayah oleh sebagian mukallaf telah melindungi seluruh mukallaf dari dosa akibat diabaikannya fardhu kifayah, sedangkan ditunaikannya fardhu ain terbatas hanya melindungi satu orang pelaku fardhu ain dari dosa akibat tidak dilaksanakannya fardhu ain.

Kapan Wudhu Disyariatkan Pertamakali Dalam Islam? Sebelum/Sesudah Isra` Mi'raj? 



Dalam kitab Fathul Mu'in, diterangkan bahwa kewajiban wudhu disyariatkan pada tahun ke 10 setelah Kenabian (Pengangkatan Rasul).

Sedangkan dalam kitab Hasyiyah al Qolyubi diterangkan bahwa kewajiban wudhu disyariatkan pada tahun ke 16 setelah Kenabian. 


Peristiwa hijrahnya beliau ke Madinah terjadi pada bulan Rabiul Awal tahun ke 14 setelah Kenabian. 

Sedangkan peristiwa Isra Mi'raj sendiri, ulama berbeda pendapat. Namun yang pasti, itu terjadi setelah wafatnya Sayidah Khodijah dan sebelum beliau hijrah ke Madinah. Berarti itu terjadi antara tahun ke 10 dan tahun 14 setelah kenabian. 


Sebelum kita masuk ke pembahasan jenis sholat yang pertamakali disyariatkan kepada Rasulullah ﷺ, saya akan membahas tentang kapan Wudhu disyariatkan oleh Allah kepada Rasulnya. Karena dalam ibadah sholat, seseorang diwajibkan untuk bersuci dahulu agar ibadahnya Sah dan diterima oleh Allah. 


Tentang tanggal, bulan dan waktunya yang pasti, belum saya temukan dalam kitab-kitab sejarah, tapi Syaikh Jawwad 'Ali di dalam kitabnya berjudul Tarikh al Sholat fil Islam, yang diterbitkan oleh Unit Percetakan Universitas Baghdad, beliau akan menjelaskan perbedaan pendapat mengenai waktunya. Waktu di sini adalah tahun ke sekian setelah kenabian. Bab Thoharoh dan Wudhu terdapat di halaman 39-42.


☆Syaikh Jawwad menjelaskan : 


لا تقبل صلاة المصلي في الاسلام ، اذا كان المصلي نجساً ، أو كانت. صلاته بغير وضوء ، لأن الطهارة والوضوء من أركان الصلاة . وتشمل. الطهارة ، طهارة الجسم ، وطهارة الثياب ، وطهارة الأرض . أما الوضوء ، فيجب أن يكون بالشكل الذي نص عليه في القرآن الكريم . وورد في. الحديث : و لا تقبل صلاة أحدكم اذا أحدث حتى يتوضأء .وورد في كتب الحديث : « لا صلاة بغير طهور . و ه الطهور شطر الايمان . فالطهور اذن شيء لازم للمسلم ، ولا تقبل صلاته بدونه . وهذا ما أجمعت عليه كتب الفقه في جميع مذاهب أهل الاسلام .

وتختلف قواعد الطهارة باختلاف مفهومها عند الأمم والأديان ، وباختلاف. وجهات نظر الشعوب ، الا أنها تتفق عموماً في الفكرة والقاعدة ، وهي فساد. أية صلاة اذا كان المصلي على نجاسته ، أو اذا كان موضع المصلى نجساً. 


""Dalam Islam, sholat seseorang tidak diterima jika dalam keadaan bernajis atau tanpa berwudhu terlebih dahulu, karena bersuci dan wudhu adalah rukunnya sholat. Bersuci mencakup mensucikan badan, pakaian, dan tempat sholat. Sementara itu wudhu diwajibkan sebagaimana yang telah dijelaskan dalam Al-Qur'an. Disebutkan dalam hadits riwayat Imam Muslim yang menyatakan : 


{Tidak diterima shalat kalian jika tidak berwudhu terlebih dahulu", "Tidak ada sholat tanpa wudhu", dan "Bersuci adalah bagian dari iman}. 


Maka bersuci adalah wajib bagi muslim dan sholatnya tidak diterima jika tanpa bersuci. Hal ini disepakati dalam kitab-kitah fiqih berbagai madzhab. Kaidah-kaidah bersuci memiliki konsep yang bervariasi menurut berbagai kelompok, agama dan suku. Tapi secara umum, mereka sepakat bahwa pelaksanaan ritual agama tidak sah jika tidak dalam keadaan dan tempat yang suci."" 


📕Tarikh al Sholat fil Islam, halaman 39.

== 


☆Syaikh Jawwad menyebutkan perbedaan pendapat sebagian ulama tentang waktu pensyariatan Wudhu : 


وقد ذهب فريق من العلماء الى أن فرض الوضوء كان مع فرض الصلاة مع قبل الهجرة بسنة . وذهب فريق آخر الى أن فرضه وفرض الغسل كانا فرض الصلوات ليلة الاسراء . و توسط آخرون ، فقالوا ان الوضوء كان قبل. الاسراء مندوباً ، فلما صار الاسراء صار فرضاً . فهو من الفروض التي نزلت بمكة. 


""Menurut segolongan Ulama, kewajiban wudhu disyariatkan bersama dengan kewajiban sholat 5 waktu yakni 1 tahun sebelum beliau hijrah. 

Menurut golongan kedua, kewajiban wudhu dan sholat disyariatkan pada malam Isra' Mi'raj.


Sebagian ulama lain menengahi perbedaan dua pendapat tersebut. Mereka berkata, sebelum peristiwa Isra' Mi'raj, wudhu hukumnya mandub (sunah) dan menjadi wajib setelah peristiwa tersebut. Maka Wudhu adalah termasuk kewajiban yang turun di Mekkah."" 


📕Tarikh al Sholat fil Islam, halaman 42.

== 


Jauh di halaman sebelumnya, Syaikh Jawwad menyebutkan pendapat dari sebagian sejarawan bahwa wudhu sudah disyariatkan setelah Kenabian dan sebelum peristiwa Isra’ Mi’raj, yakni ketika malaikat Jibril mengajarkan kepada Nabi Muhammad ﷺ tentang tatacara ritual ibadah sholat versi Islam. 


Syaikh Jawwad menerangkan sebagai berikut : 


ويرجع بعض أهل السير والأخبار الأمر بالصلاة والوضوء الى الساعة التي نزل بها جبريل على الرسول يخبره فيها باختيار الله له ليكون رسوله الى البشر أجمعين ، والى الجن والانس . فهم يذكرون أنه علمه اذ ذاك الوضوء والصلاة ، فتوضأ جبريل ، وتوضأ رسول الله بوضوئه ، ثم صلى جبريل ، فصلى رسول الله بصلاته. فلما ذهب الوحي عنه ، جاء الى خديجة فعلمها الوضوء كما تعلمه وصلى بها صلاة جبريل به. 


""Sebagian ahli sejarah berpendapat, sholat dan wudhu diperintahkan pada saat Malaikat Jibril turun memberi tahu Nabi Muhammad ﷺ. bahwa beliau dipilih menjadi utusan Allah (yang bertugas menyampaikan risalah) kepada seluruh makhluk baik dari kalangan manusia dan jin. 


Para ahli sejarah menyatakan, Malaikat Jibril mengajari Nabi Muhammad ﷺ. berwudhu lalu beliau menirukan. Beliau pun sholat dengan mengikuti Jibril sholat. Maka setelah proses wahyu tersebut selesai, Rasulullah mendatangi Sayidah Khodijah lalu beliau mengajarinya wudhu dan sholat seperti yang dipelajari beliau dari Jibril."" 


📕Tarikh al Sholat fil Islam, halaman 20.

== 


Kembali lagi ke bab Thoharoh dan Wudhu, Syaikh Jawwad juga menerangkan penjelasan yang sama sebagai berikut : 


غير أن الذي تراه في كتب الأخبار والسير ، هو أن الأمر بالوضوء نزل مع نزول الأمر وأن الرسول توضاً مع أول صلاة صلاها . ففي تلك الكتب : . أن الصلاة حين افترضت على رسول الله ، صلى الله عليه وسلم ، أتاه جبريل ، وهو بأعلى مكة ، فهمز له بعقبه في ناحية الوادي ، فانفجرت منه عين ، فتوضاً جبريل عليه السلام ، ورسول الله ، صلى الله عليه وسلم ، ينظر اليه ليريه كيف الطهور الى الصلاة ، ثم توضأ رسول الله ، صلى الله عليه وسلم، كما رأى جبريل توضأ ، ثم قام به جبريل فصلى به ، وصلى رسول الله ، صلى الله عليه وسلم ، بصلاته 


Namun apa yang anda lihat dalam kitab-kitab sejarah dan sirah, bahwa perintah berwudhu diturunkan ketika perintah tersebut diturunkan bersamaan dengan perintah sholat. Rasulullah ﷺ berwudhu pertama kali pada saat sholat yang pertama kalinya juga. Di dalam kitab-kitab tersebut terdapat kisah "Susungguhnya ketika sholat diwajibkan kepada beliau., Jibril mendatanginya di atas bukit di Makkah. Lalu Jibril menginjakkan ujung kakinya ke arah lembah, lalu keluarlah mata air. Kemudian Jibril berwudhu dan Rasululah melihat tatacara mensucikan diri. Lalu beliau menirukan cara wudhunya Jibril. Kemudian Jibril berdiri untuk sholat dan Rasulullah pun sholat berjamaah dengannya"". 


📕Tarikh al Sholat fil Islam, halaman 41,42.

== 


Kesimpulannya, kewajiban Wudhu dalam Islam sudah ada jauh sebelum peristiwa Isra Mi'raj. Ini bersamaan dengan sholat pertamakali dalam Islam. Waktunya berdekatan setelah turunnya wahyu pertama di gua Hira. Rasulullah diajari kaifiyah wudhu dan sholat 2 rokaat oleh Malaikat Jibril di sebuah tempat di Mekkah. Lalu mereka sholat bersama.


~


Oleh : 👨‍🏭Adam Mostafa EL Prembuny 


#wudhu #bersuci #sejarahwudhu #sejarahsholat #wudlu #tarikhsholat #thoharoh #تاريخ_الصلاة

🔰 Petunjuk Tema & Isi Konten

  • 🔷️ Aqidah & Filsafat : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan ilmu kalam, teologi, pemikiran, mantiq, dan filsafat.
  • 🔷️Al-Quran & Tafsir : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan suatu ayat dan tafsirnya, serta ilmu tentang Al-Quran.
  • 🔷️ Fiqih & Syari'ah : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan ilmu fiqih, ibadah, muamalah, munakahat, dan jinayah.
  • 🔷️Hadits & Syarah : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan suatu hadits dan syarahnya, serta ilmu tentang hadits.
  • 🔷️Khazanah & Sains : Memuat tulisan-tulisan tentang keajaiban sains, khazanah keislaman, dan ilmu pengetahuan umum.
  • 🔷️Lughoh & Nahwu : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan ilmu bahasa seperti mufrodat, nahwu, shorof, balaghoh
  • 🔷️Sejarah & Kisah : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan sejarah Islam & dunia, serta kisah para Nabi dan Ulama.
  • 🔷️Medis & Kesehatan : Memuat tulisan-tulisan pembahasan tentang obat, gizi, kesehatan, penyakit, dan seputar medis.
  • 🔷️Psikologi & Relasi : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan ilmu psikologi, romansa, parenting, dan relasi sosial.
  • 🔷️Tajwid & Tahsin : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan tajwid, makhroj, sifat huruf, qiraah, tahsin dan tilawah Al-Qur`an.
  • 🔷️Tasawuf & Mau'idzoh : Memuat tulisan-tulisan tentang pembahasan ilmu akhlaq, pensucian jiwa, dakwah dan nasihat moral.
  • 🔷️Qamus Istilah Umum : Memuat tulisan-tulisan tentang ta'rifat, definisi, makna, serta pengertian suatu kata dan kalimat.